KLIK SAJA - Setelah meraih dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan, kandidat empat besar Como akan melanjutkan upaya mereka menembus kompetisi Eropa saat bertandang ke markas Pisa pada Selasa malam waktu setempat.
Sementara Lariani tengah melaju kencang di Serie A, tuan rumah Pisa baru meraih satu kemenangan sepanjang musim dan menghadapi perjuangan panjang untuk bertahan di kasta tertinggi.
Laga ini sudah dipandang sebagai duel krusial bernilai enam poin. Pisa membuka tahun 2026 dengan bertandang ke markas sesama pesaing zona degradasi, Genoa, dengan harapan meraih kemenangan tandang pertama mereka sejak promosi.
Pelatih Alberto Gilardino, yang tengah berada di bawah tekanan, menghadapi mantan klubnya di Stadio Ferraris.
Pada laga tersebut, Nerazzurri menunjukkan semangat juang dengan bangkit dari ketertinggalan dan mengamankan satu poin, sehingga tetap terpaut tiga poin dari Genoa.
Mehdi Leris mencetak gol penyeimbang Pisa jelang turun minum melalui percobaan ketiganya, memanfaatkan kesalahan penjaga gawang lawan.
Hasil itu membuat Pisa mencatatkan hasil imbang kelima dari enam laga tandang mereka musim ini.
Namun, performa Pisa di kandang justru jauh dari meyakinkan. Kembali bermain di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan Gilardino baru mengumpulkan enam poin dari total 27 poin yang tersedia, dengan hanya mencetak satu gol.
Bersama rival sesama Toscana, Fiorentina, Pisa kini berada di dasar klasemen. Meski tampak terancam hanya singgah sebentar di Serie A, mereka sejatinya baru menjalani setengah musim pertama di kasta tertinggi setelah penantian selama tiga dekade.
Di sisi lain, Como tampil impresif sejak kembali ke Serie A. Didukung investasi besar, klub asal Lombardia tersebut tampil gemilang pada musim comeback mereka dengan finis di 10 besar musim lalu.
Como terakhir kali bertemu Pisa pada laga Serie B Maret 2024, ketika mereka menang 3-1 di Stadio Sinigaglia. Kali ini, mereka berharap dapat mengulang hasil tersebut di Toscana, mengingat awal musim yang luar biasa.
Usai meraih dua kemenangan beruntun, Lariani kini berada di atas Bologna, Lazio, dan Atalanta dalam persaingan menuju zona kompetisi Eropa.
Memulai tahun baru dengan gaya, Como menaklukkan Udinese 1-0 pada Sabtu lalu, mendominasi penguasaan bola dan hanya membiarkan lawan melepaskan dua tembakan sepanjang laga.
Setelah rekor tak terkalahkan dalam 11 pertandingan terhenti akibat dua kekalahan beruntun dari Inter Milan dan AS Roma, kemenangan atas Lecce dan Udinese membawa tim asuhan Cesc Fabregas naik ke posisi keenam klasemen.