KLIK SAJA - Hanya berselang beberapa pekan sejak laga spektakuler enam gol mereka di Elland Road—beserta rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan Mohamed Salah setelahnya—Liverpool dan Leeds United kembali berhadapan, kali ini di Anfield, dalam laga Liga Inggris pada Hari Tahun Baru.
Rangkaian kemenangan The Reds kini mencapai empat pertandingan berkat kemenangan 2-1 atas Wolverhampton Wanderers, sementara The Whites mencatat lima laga tanpa kekalahan setelah menahan Sunderland dengan skor imbang 1-1.
Di atas kertas, pertemuan antara sang juara bertahan dan tim yang berada di jalur menjadi salah satu yang terburuk sepanjang sejarah Liga Inggris tampak seperti ketimpangan besar.
Namun, seperti yang dialami kandidat juara baru Arsenal beberapa pekan lalu, tim papan bawah seperti Wolves tetap bisa menjadi lawan merepotkan di kandang sendiri.
Meski demikian, Liverpool asuhan Arne Slot yang kembali bertenaga berhasil menundukkan Old Gold yang terancam degradasi ke Championship berkat dua gol cepat dari Ryan Gravenberch dan—akhirnya—Florian Wirtz, yang mencetak gol pertamanya di Liga Inggris melalui tembakan ke-21-nya di kompetisi tersebut.
Penampilan luar biasanya itu mencerminkan kebangkitan Liverpool, yang kini kembali menemukan ritme permainan mereka.
The Reds meraih kemenangan dalam empat laga terakhir di semua kompetisi—termasuk tiga kemenangan beruntun di liga—hingga naik ke posisi empat besar klasemen Liga Inggris.
Kemenangan Chelsea dan Manchester United pada Selasa memang berpotensi kembali menurunkan posisi tuan rumah, tetapi suasana positif akhirnya kembali terasa di sisi merah Merseyside, meski tanpa kehadiran Salah—yang tengah berada di Maroko. Entah apa yang ada di benaknya.
Selain itu, sudah 21 tahun berlalu sejak terakhir kali Liverpool kalah dalam laga Liga Inggris pada tanggal 1 Januari—yakni saat tumbang dari Chelsea asuhan Rafael Benítez pada 2005.
Dalam dua dekade terakhir, mereka meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang dari enam pertandingan Tahun Baru.
Dua tahun sebelum kekalahan Liverpool dari Chelsea tersebut, Leeds memainkan laga Liga Inggris terakhir mereka pada 1 Januari—kemenangan 2-0 atas Birmingham City pada 2003—sebelum kembali menaklukkan Birmingham di Championship pada Hari Tahun Baru 2024.
Namun, hasil tersebut merupakan satu-satunya kemenangan Leeds dari enam laga liga terakhir mereka yang dimainkan pada 1 Januari.
The Whites juga hanya mencatat satu kemenangan dari 16 laga tandang terakhir di kasta tertinggi melawan juara bertahan, yakni kemenangan mengejutkan atas Arsenal di Highbury pada 2003.
Pasukan Daniel Farke juga tengah membawa momentum positif setelah mencatat lima laga beruntun tanpa kekalahan, sekaligus membuka jarak aman dari West Ham United yang berada di peringkat ke-18, meskipun dua kemenangan dalam rangkaian tersebut diraih di kandang sendiri.