KLIK SAJA - Sama-sama mengoleksi enam poin, Juventus dan Pafos FC akan berjuang menghindari eliminasi Liga Champions ketika kedua klub bentrok pada Rabu malam.
Raksasa Italia dan tim kejutan asal Siprus itu kini hanya bertahan di zona playoff setelah matchday kelima, sehingga keduanya tidak boleh gagal saat tampil di Turin.
Baru meraih kemenangan pertama setelah lima pertandingan, Juventus akhirnya bangkit ketika mengalahkan Bodo/Glimt dalam laga dramatis pada penampilan terakhir mereka di Liga Champions, menjaga asa menuju fase knockout tetap hidup.
Gol penentu Jonathan David di masa tambahan waktu memberi Juve kemenangan tipis di Norwegia, mengangkat mereka masuk ke 24 besar dengan koleksi enam poin.
Sebelumnya, Juventus bermain imbang dramatis melawan Borussia Dortmund (4-4) dan Villarreal (2-2), lalu kalah dari Real Madrid sebelum kembali berbagi poin dengan Sporting Lisbon.
Meski mengalami kemunduran dalam beberapa tahun terakhir, Juventus hanya kalah dua kali dari 11 laga kandang terakhir mereka di Eropa—dan dua dari tiga pertandingan tersisa di fase liga akan digelar di Turin.
Sebelum menjamu Benfica dan bertandang ke Monaco pada Januari, Bianconeri harus mengamankan kemenangan penting atas Pafos.
Baca Juga: Prediksi Real Madrid Vs Manchester City, Duel Raksasa Eropa Janjikan Hujan Gol
Namun menjelang pertandingan Rabu, pelatih baru Luciano Spalletti harus khawatir dengan rapuhnya pertahanan timnya: Juventus selalu kebobolan di setiap laga Liga Champions musim ini—delapan laga beruntun sejak Januari—dengan rata-rata dua gol per pertandingan.
Dalam duel Serie A kontra juara bertahan Napoli pada Minggu, lini belakang Juve kembali ditembus, meninggalkan Stadio Maradona tanpa poin.
Meski Kenan Yildiz sempat memperkecil kedudukan di babak kedua, Juventus akhirnya kalah 2-1 dan kini terpuruk di peringkat ketujuh klasemen Serie A.
Sementara tuan rumah yang bersejarah ini merupakan dua kali juara Eropa, Pafos justru adalah debutan Liga Champions—namun keduanya memiliki jumlah poin yang sama sejauh ini.
Setelah menjuarai liga domestik untuk pertama kalinya musim lalu—hanya satu dekade setelah berdiri—klub asal Siprus itu melaju dari kualifikasi dengan impresif, dan kekalahan 5-1 dari Bayern Munich menjadi satu-satunya kekalahan mereka musim ini.
Skuad asuhan Juan Carlos Carcedo sudah sangat teruji, setelah memainkan 11 laga Eropa sejauh ini, termasuk dua kali bangkit dari ketertinggalan dalam hasil imbang 2-2 melawan Monaco di matchday lima.