KLIK SAJA - Dengan fase krusial liga Liga Champions semakin mendekat, kemenangan bagi tuan rumah PSV Eindhoven maupun Atletico Madrid pada hari Selasa waktu setempat di Philips Stadion bisa menjadi sangat penting.
Dengan tiga pertandingan tersisa di fase liga, PSV berada di peringkat ke-15 dengan delapan poin, hanya satu poin di belakang Atletico Madrid di posisi ke-12, dan hanya terpaut dua poin dari zona delapan besar yang memberi tiket otomatis ke babak 16 besar.
Kemenangan mengejutkan PSV 4-1 di kandang juara Premier League Liverpool pada 26 November lalu mengguncang dunia sepak bola, namun permainan agresif dan tajam PSV menunjukkan bahwa kemenangan tersebut memang pantas diraih.
Hasil impresif itu bukan performa sesaat, karena PSV saat ini memimpin Eredivisie dengan 40 poin dari maksimal 45, serta memenangkan 10 dari 11 pertandingan terakhir tanpa tersentuh kekalahan.
PSV mencetak tiga gol atau lebih dalam tujuh dari kemenangan tersebut, dan Philips Stadion mencatatkan rata-rata lebih dari lima gol per laga (5,29) dalam tujuh pertandingan Liga Champions terakhirnya.
Boeren memang sudah kebobolan delapan gol dalam lima laga Eropa musim ini, tetapi mereka juga mencatat tiga clean sheet dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Baca Juga: Prediksi Bayern Munich Vs Sporting Lisbon, Die Roten Bakal Tunjukkan Dominasi di Allianz Arena
Skuad asuhan Peter Bosz tidak terkalahkan dalam lima laga kandang, dan memenangkan empat pertandingan terakhir mereka di Philips Stadion.
Atletico Madrid meraih kemenangan impresif atas Inter Milan pada 26 November, menang 2-1 berkat gol sundulan Jose Gimenez pada menit ke-93.
Tim Diego Simeone kini berada di peringkat keempat La Liga dengan 31 poin — sembilan poin di belakang Barcelona, lima dari Real Madrid, dan empat dari Villarreal.
Pertandingan hari Selasa nanti akan menjadi pertemuan ketujuh antara kedua tim, dengan Atletico belum pernah kalah, bahkan menang lima kali termasuk kemenangan melalui adu penalti.
Namun, mereka memasuki laga ini setelah dua kekalahan beruntun yang menghentikan rangkaian tujuh kemenangan sebelumnya.
Dalam tujuh kemenangan tersebut, Atleti mencetak minimal dua gol di enam laga dan hanya kebobolan tiga, tetapi kalah dengan agregat 4-1 dalam dua laga terakhir.
Selain itu, Atletico gagal menang dalam delapan dari 10 laga tandang terakhir mereka, dengan lima di antaranya berakhir kekalahan.