KLIK SAJA - Volksparkstadion akan menjadi panggung untuk laga DFB-Pokal lintas divisi ketika klub Bundesliga, Hamburger SV, menjamu tim 2. Bundesliga, Holstein Kiel, pada Rabu waktu setempat di babak 16 besar.
Die Rothosen berharap meraih kemenangan beruntun untuk pertama kalinya musim ini, sementara Die Storche berusaha keras menghindari kekalahan ketiga secara berturut-turut.
Tim asuhan Merlin Polzin, HSV, merupakan tiga kali juara DFB-Pokal, meski gelar terakhir mereka diraih pada 1987. Fokus utama mereka di musim 2025–26 adalah bertahan di Bundesliga.
Pada Minggu lalu, Die Rothosen meraih kemenangan perdana sekaligus satu-satunya di bulan November berkat gol penentu Fabio Vieira di masa tambahan waktu, yang memastikan kemenangan 2-1 atas Stuttgart.
Polzin patut puas dengan perjuangan timnya, yang tidak hanya mampu bertahan tetapi juga menemukan gol kemenangan meski bermain dengan 10 orang setelah bek berusia 18 tahun, Alexander Rossing-Lelesiit, dikartu merah sembilan menit sebelum waktu normal berakhir.
Kemenangan tersebut mengangkat HSV ke posisi ke-13 klasemen Bundesliga. Dengan koleksi 12 poin, mereka unggul empat angka dari Heidenheim di posisi playoff degradasi.
Mengalihkan fokus ke ajang piala, para pendukung tentu ingat bahwa Die Rothosen lolos ke babak ini dengan kemenangan 1-0 atas FCH yang bermain dengan 10 pemain pada 28 Oktober melalui penalti telat Robert Glatzel, setelah sebelumnya menyingkirkan tim kasta kelima, Pirmasens, lewat kemenangan 2-1 pada perpanjangan waktu di bulan Agustus.
Dengan hasil tersebut, bisa dikatakan performa HSV di turnamen ini belum terlalu meyakinkan.
Namun Polzin dapat mengambil sisi positif dari catatan satu kekalahan dalam lima laga kandang terakhir mereka di Volksparkstadion.
Sementara itu, Holstein Kiel pernah mencapai semifinal DFB-Pokal pada 2021, dan para pendukung berharap perjalanan jauh di kompetisi ini dapat menjadi titik terang pada musim yang sulit.
Die Storche terdegradasi ke kasta kedua musim lalu. Meski menargetkan promosi cepat kembali ke Bundesliga, performa mereka justru terseok-seok.
Pada Sabtu lalu, tim asuhan Rapp kembali menelan kekalahan setelah dihajar Kaiserslautern 4-1 pada 23 November, kini mereka tumbang 1-0 di kandang sendiri dari Hertha Berlin. Itu menjadi kekalahan ketiga mereka dalam empat laga kompetitif terakhir.
Lebih buruk lagi, Holstein mencatat sembilan tembakan tetapi tidak satu pun mengarah ke gawang. Rapp tentu sangat ingin memperbaiki tumpulnya lini serang, mengingat Die Storche tidak pernah mencetak lebih dari satu gol dalam sembilan pertandingan terakhir mereka.
Kekalahan terbaru itu membuat Holstein turun ke posisi ke-13 klasemen 2. Bundesliga, hanya dua poin dari zona degradasi.