KLIK SAJA - Seiring krisis Liverpool yang semakin memburuk dari minggu ke minggu, Arne Slot bisa segera berjuang untuk mempertahankan pekerjaannya jika lawatan Premier League hari Minggu ke markas West Ham United tidak berakhir kacau.
Sementara sang juara bertahan yang terluka terus terjun bebas, The Irons justru menikmati kebangkitan musim dingin di bawah Nuno Espirito Santo, meraih tujuh poin dari sembilan yang tersedia dalam tiga laga terakhir Premier League.
Setelah memecahkan banyak rekor mengesankan pada musim perdananya di Inggris, Slot dan para pemainnya kini justru mengumpulkan sejumlah statistik yang sangat memalukan—dan catatan dari laga Rabu malam memberikan pemandangan yang sangat suram bagi pendukung Anfield.
Kekalahan 1-4 dari PSV Eindhoven di Liga Champions menandai kali pertama dalam 72 tahun Liverpool kalah tiga pertandingan beruntun dengan selisih tiga gol atau lebih.
Kekalahan itu juga membuat raksasa Merseyside menyamai rekor negatif berupa tiga kekalahan kandang dengan selisih tiga gol atau lebih dalam satu musim, yang terakhir terjadi pada musim 1929-30.
Baca Juga: Prediksi Chelsea Vs Arsenal, Laga Derby London Papan Atas Premier League
Dikombinasikan dengan kekalahan 0-3 dari Manchester City dan Nottingham Forest di Premier League—yang membuat Liverpool terpuruk di posisi ke-12—banyak orang menilai waktu Slot seharusnya sudah habis.
Namun, pelatih asal Belanda yang sedang berada di bawah tekanan itu dikabarkan masih mendapat dukungan dari pihak manajemen untuk saat ini.
Tetapi, berapa banyak lagi kekalahan yang bisa ditanggung Liverpool—atau berapa banyak rekor buruk Premier League yang bisa mereka pecahkan—sebelum dewan klub mengambil tindakan?
Liverpool memasuki gameweek 13 dengan posisi lebih dekat ke zona degradasi daripada pemuncak klasemen Arsenal secara selisih poin, dan mereka berpotensi kebobolan tiga gol atau lebih dalam tiga laga liga beruntun untuk pertama kalinya sejak 1955.
Ketika bermain tandang, sang juara bertahan telah kalah dalam empat laga Premier League terakhir di luar Anfield—selalu kebobolan minimal dua gol—dan makin buruk lagi, mereka telah kalah dalam lima laga tandang terakhir melawan klub-klub London.
Seandainya laga ini dihelat beberapa bulan lalu, para pendukung West Ham mungkin sudah pasrah sebelum kick-off.
Tetapi perubahan besar dalam beberapa minggu terakhir membuat optimisme kini kembali memenuhi London Stadium.
Sementara Liverpool anjlok, juara Conference League 2022-23 itu justru bangkit, naik dari zona degradasi ke posisi 17 berkat performa impresif sepanjang November.