KLIK SAJA - Meksiko akan menantang Jepang di Oakland Coliseum, Minggu mendatang waktu setempat, dalam laga uji coba pertama mereka setelah menjuarai Piala Emas CONCACAF.
Dengan kedua tim sudah memastikan tiket ke Piala Dunia FIFA 2026, laga ini menjadi ajang uji coba level tinggi sekaligus kesempatan untuk mematangkan persiapan menuju turnamen.
Meksiko kembali beraksi setelah terakhir kali menaklukkan Amerika Serikat 2-1 di final Piala Emas.
Kemenangan itu mengukuhkan gelar ke-10 mereka, menjadikan El Tri sebagai tim tersukses sepanjang sejarah kompetisi tersebut.
Pasukan Javier Aguirre tampil tak terkalahkan sepanjang turnamen, dimulai dengan kemenangan 3-2 atas Republik Dominika, dilanjutkan dengan menang 2-0 melawan Suriname, serta hasil imbang tanpa gol kontra Kosta Rika di fase grup.
Di babak gugur, Meksiko menyingkirkan Arab Saudi 2-0 di perempat final, Honduras 1-0 di semifinal, lalu memastikan trofi dengan mengalahkan Amerika Serikat di partai puncak.
Gelar ini melengkapi kesuksesan mereka setelah menjuarai CONCACAF Nations League pada Maret lalu usai menundukkan Panama 2-1, menandai tahun yang gemilang bagi El Tri.
Sejak Aguirre kembali ditunjuk pada Juli 2024 untuk kali ketiga, Meksiko tampil lebih segar dan belum terkalahkan dalam tujuh laga terakhir.
Sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, mereka tentu ingin menjaga momentum dengan mengukur kekuatan melawan Jepang—tim yang dikenal konsisten di Asia.
Sementara itu, Jepang datang ke California dengan ambisi meraih kemenangan pertama atas Meksiko sejak 1996.
Samurai Biru tampil impresif belakangan ini, memenangkan lima dari tujuh laga terakhir, mencetak 17 gol, dan hanya kebobolan dua kali.
Pada Juli lalu, mereka juga menjuarai EAFF E-1 Championship setelah menang tipis 1-0 atas Korea Selatan lewat gol cepat Ryo Germain.
Saat ini Jepang menempati peringkat 17 FIFA, sudah mengamankan tiket Piala Dunia 2026, dan memandang duel ini sebagai ujian penting melawan Meksiko yang berada empat tingkat lebih tinggi di posisi ke-13.
Meski begitu, pelatih Hajime Moriyasu sempat kecewa setelah timnya kalah 0-1 dari Australia di Perth pada Juni lalu—kekalahan pertama dari Socceroos dalam 16 tahun, sekaligus kekalahan perdana di semua kompetisi sejak Februari 2024.