Prediksi Juventus Vs Parma, Ambisi Awal Nyonya Tua Merebut Kembali Scudetto

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 24 Agustus 2025 | 00:20 WIB
Juventus Vs Parma (juve fc)
Juventus Vs Parma (juve fc)

KLIK SAJA - Berambisi merebut kembali gelar Serie A, Sang Nyonya Tua, Juventus, akan membuka musim baru mereka pada Minggu malam waktu setempat dengan menjamu Parma di Turin.

Musim lalu, Bianconeri penuh gejolak sebelum akhirnya berhasil menyelamatkan posisi empat besar. Sementara itu, Parma sukses bertahan di kasta tertinggi dengan menghindari degradasi.

Juventus, yang pernah mendominasi Serie A dengan sembilan gelar beruntun, belum lagi merasakan tahta juara sejak 2020. Musim lalu mereka hanya mampu finis di peringkat keempat setelah melewati tahun penuh drama.

Di Liga Champions, Juve juga tersingkir lebih cepat, dengan masalah klasik berupa terlalu sering bermain imbang. Total mereka mencatat 20 kali hasil imbang di semua ajang, menyamai rekor klub.

Akhirnya, Thiago Motta dipecat sebelum menyelesaikan musim perdananya, dan mantan bek Juve, Igor Tudor, yang ditunjuk sebagai pelatih interim, berhasil menstabilkan tim.

Setelah gagal mendatangkan nama besar seperti Antonio Conte atau Gian Piero Gasperini, manajemen akhirnya mempercayakan kursi pelatih kepada Tudor secara permanen, termasuk memimpin tim di ajang Club World Cup yang baru.

Pra-musim Juve cukup solid. Meski tersingkir di 16 besar Piala Dunia Antarklub oleh Real Madrid, mereka menutup persiapan dengan kemenangan 2-1 atas Atalanta.

Pergerakan di bursa transfer masih terbatas karena kesalahan manajemen masa lalu, namun kehadiran Jonathan David dari Lille diharapkan mampu memberi nafas baru di lini depan yang tumpul.

Parma sendiri musim lalu sempat membuat kejutan dengan mengalahkan Juventus 1-0 di Ennio Tardini pada April, setelah sebelumnya menahan imbang 2-2 di Turin. Mereka memastikan bertahan di Serie A lewat kemenangan dramatis 3-2 atas Atalanta di laga terakhir.

Namun, pelatih Cristian Chivu kemudian hengkang ke Inter Milan, dan Parma menunjuk Carlos Cuesta—mantan staf Arsenal—sebagai suksesor. Menariknya, di usia 30 tahun 26 hari, Cuesta akan menjadi pelatih debutan termuda ketiga dalam sejarah Serie A.

Cuesta mengawali kiprahnya dengan baik lewat kemenangan 2-0 atas Pescara di Coppa Italia, yang meloloskan Parma ke putaran kedua. Kini, ia akan menghadapi ujian berat pertamanya melawan tim lamanya, Juventus.

Di kubu Juve, saga kontrak tak berujung membuat Dusan Vlahovic tergeser dari posisi utama, sehingga Jonathan David akan memimpin lini depan. Striker Kanada ini selalu mencetak minimal 15 gol di empat musim terakhir Ligue 1.

Rekrutan baru dari Porto, Joao Mario, kemungkinan dipasang di sisi kanan, sementara bek tangguh Bremer kembali memperkuat pertahanan usai cedera. Namun, Juve masih kehilangan Nicolo Savona, Juan Cabal, dan Fabio Miretti.

Parma harus merelakan bek muda Giovanni Leoni ke Liverpool, serta kehilangan striker Ange-Yoan Bonny yang ikut Chivu ke Inter. Striker anyar Matija Frigan juga absen lama akibat cedera ACL, sehingga Marco Pellegrino, pencetak dua gol di Coppa Italia, kemungkinan besar jadi starter.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X