KLIK SAJA - Baru saja meraih kemenangan kandang pertama mereka di musim MLS 2025, CF Montreal akan menutup rangkaian tiga laga kandang beruntun mereka pada Sabtu ini dengan menjamu Inter Miami di Stadion Saputo.
Akhir pekan lalu, Le CFM mengalahkan New York City FC dengan skor 1-0, sementara Inter Miami belum melakoni laga liga sejak akhir Mei, saat mereka menghancurkan Columbus Crew dengan skor telak 5-1.
Kemenangan kandang yang telah lama dinantikan akhirnya terjadi pada hari Sabtu lalu, saat Montreal menutup bulan Juni dengan catatan positif.
Dengan dua kemenangan dalam tiga pertandingan liga terakhir, tim asal Kanada ini perlahan-lahan keluar dari dasar klasemen Wilayah Timur, saat ini hanya terpaut tiga poin dari Atlanta United jelang laga akhir pekan ini.
Pasukan Marco Donadel berpeluang tidak hanya keluar dari posisi juru kunci, tetapi juga meraih dua kemenangan beruntun untuk pertama kalinya musim ini.
Musim ini, Le CFM unggul di babak pertama sebanyak empat kali dan belum pernah kalah saat memimpin setelah 45 menit, bahkan memenangkan dua laga terakhir dalam posisi tersebut.
Montreal hanya kebobolan satu gol di babak pertama dalam tiga laga kandang terakhir, namun mereka baru mencetak lima gol di babak pertama sepanjang laga kandang musim ini.
Le CFM meraih poin dalam enam dari tujuh laga kandang terakhir melawan klub MLS asal Florida, termasuk hasil imbang 0-0 melawan Orlando City pada bulan April, yang menjadi poin kandang pertama mereka musim ini.
Sementara itu, setelah mimpi tampil di Piala Dunia Antarklub kandas akhir pekan lalu, Inter Miami kini fokus mengejar posisi puncak klasemen Supporters' Shield.
Pasukan Javier Mascherano dibantai juara Liga Champions UEFA Paris Saint-Germain dengan skor 4-0, namun mereka tetap datang dengan modal tak terkalahkan dalam tiga laga terakhir MLS.
Bisa dikatakan pertandingan ini adalah pelipur lara bagi Messi, seusai dikalahkan mantan klubnya.
Saat ini mereka tertinggal 11 poin dari Philadelphia Union di puncak klasemen, tetapi memiliki empat laga tunda dibanding lima tim di atas mereka di Wilayah Timur.
Lini serang Miami tampil tajam di kompetisi domestik, mencetak tiga gol atau lebih dalam lima dari tujuh laga MLS di bulan Mei. Mereka memang tak bermain di laga reguler selama Juni karena jadwal Piala Dunia Antarklub.
Tahun lalu, Miami menjadi tim dengan kemenangan tandang terbanyak (11), namun kini sedang kesulitan saat tandang, tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir dan kebobolan 10 gol selama periode itu.