KLIK SAJA - Sama-sama memburu kemenangan perdana di ajang Piala Dunia Antarklub musim panas ini, raksasa Italia Inter Milan akan berhadapan dengan tim kuda hitam Grup E, Urawa Red Diamonds, pada Sabtu waktu setempat di Seattle.
Inter bermain imbang 1-1 di laga pembuka mereka melawan Monterrey, sementara Urawa harus mengakui keunggulan River Plate. Keduanya tak bisa lagi kehilangan poin jika ingin melaju ke babak berikutnya.
Dalam pertandingan pertama mereka sejak kekalahan bersejarah di final Eropa, Inter bertekad membuka lembaran baru di bawah manajemen anyar saat mengawali kampanye mereka di Rose Bowl, Selasa lalu.
Sebagai runner-up Serie A dan Liga Champions UEFA musim lalu, Inter sempat tertinggal lebih dulu lewat sundulan sang kapten Monterrey yang berusia 39 tahun, Sergio Ramos.
Namun, kapten Inter, Lautaro Martinez, menyamakan kedudukan jelang turun minum.
Meski melepaskan delapan tembakan di babak kedua, Inter gagal menambah gol. Pelatih baru Cristian Chivu pun harus puas dengan hasil imbang tersebut.
Chivu menggantikan Simone Inzaghi, yang mundur tiga hari setelah kekalahan 5-0 dari Paris Saint-Germain dan kemudian melatih Al Hilal—sesama peserta Piala Dunia Antarklub.
Sebelumnya, Chivu sempat melatih tim primavera Inter dan menjalani periode singkat namun impresif bersama Parma musim lalu, yang cukup untuk mengantarkannya menangani salah satu klub elite Italia.
Sebagai juara Intercontinental Cup dua kali pada 1960-an, Nerazzurri punya tradisi kuat di kompetisi global. Oleh karena itu, Chivu diharapkan mampu membangkitkan semangat skuadnya dan melaju jauh—setidaknya tidak tersingkir di fase awal.
Kekalahan dari Urawa Red Diamonds bisa sangat merugikan, sehingga tekanan besar berada di pundak Inter untuk meraih poin penuh di Lumen Field sebelum laga krusial melawan River Plate pekan depan.
Sementara itu, Urawa memulai turnamen ini dengan hanya dua kemenangan dari tujuh laga terakhir mereka. Kini mereka duduk di posisi keempat klasemen J1 League, tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen.
Sebagai juara Liga Champions Asia 2022—gelar ketiga mereka—Urawa menghadapi River Plate di laga pembuka dan kalah 3-1.
Penalti dari Yusuke Matsuo sempat memberi harapan, namun penampilan lebih baik di babak kedua tak cukup menyelamatkan mereka dari kekalahan.
Agar peluang lolos tetap terbuka, tim asuhan Maciej Skorza wajib meraih minimal satu poin saat menghadapi Inter, mengingat hanya dua tim teratas yang akan lolos ke fase berikutnya.