Banyak orang beranggapan bahwa keduanya akan berangkat ke Jepang untuk menyelesaikan proses transfer Sandy ke Yokohama Marinos.
Essikal pun menganggap kepindahan ke Yokohama Marinos merupakan mimpi yang jadi kenyataan.
"Sebuah mimpi akan segera menjadi kenyataan, Sandy Walsh," tulis Essikal dalam foto bersama Sandy melalui postingan Instagram Story @zouhair_essikal, pada Kamis, 6 Februari 2025.
Bagi yang belum tahu, Kontrak Sandy Walsh bersama KV Mechelen akan berakhir pada Juni 2025.
Kepindahan ke Yokohama F. Marinos dianggap positif bagi Sandy yang belakangan jarang mendapat menit bermain di KV Mechelen.
Selain berpeluang mendapat menit bermain di Yokohama Marinos, kepindahan ke Liga Jepang akan lebih memudahkan Sandy Walsh jika memperkuat Timnas Indonesia.
Berkaca dari hal itu, terdapat sederet pemain Timnas Indonesia yang pernah direkrut oleh klub-klub yang berasal dari Jepang. Berikut ini 3 pemain yang pernah menjajal ketatnya Liga Jepang:
Pratama Arhan (Tokyo Verdy)
Berdasarkan informasi dari Transfermarkt, Pratama Arhan pernah direkrut oleh Tokyo Verdy dari PSIS Semarang pada musim 2022-2023.
Sejak bergabung dengan Tokyo Verdy pada bulan Maret 2022, Pratama Arhan mengalami kesulitan untuk masuk ke dalam tim di J2 League.
Bek sayap kiri yang menggunakan kaki kiri ini hanya tampil dalam dua pertandingan dengan total waktu bermain selama 55 menit.
Pada musim 2023, Pratama Arhan bahkan hanya diturunkan sekali sebagai pemain pengganti selama sepuluh menit.
Pratama Arhan hanya mendapatkan kesempatan bermain di Piala Kaisar Jepang 2023 dengan dua kali penampilan.
Artikel Terkait
Putra Kandung Patrick Kluivert, Justin Cetak Hattrick Saat Bournemouth Kalahkan Newcastle United
Thom Haye Ngaku Pernah Dilatih Patrick Kluivert di AZ Alkmaar hingga Ungkap Gaya Kepelatihan sang Pelatih Baru Garuda
Dilema Jeje: Eks Penerjemah STY di Skuad Garuda Itu Kini Tinggalkan Indonesia hingga Soroti Kendala Komunikasi yang Ingar di Medsos!
3 Fakta Menarik Alex Pastoor, Asisten Kluivert Sekaligus Juru Taktik Anyar Garuda, Salah Satunya Suka Belajar Bahasa Indonesia
Kenangan dan Warisan Coach STY yang Bakal Dirindukan Jelang sang Mantan Pelatih Tim Garuda Itu Pulang Kampung ke Korsel