KLIK SAJA - Ketua Umum PSSI Erick Thohir akhirnya memberikan penjelasan terkait penunjukkan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia sebagai pengganti Shin Tae-yong.
Dikutip dari perbincangan Erick Thohir dengan Liputan6 Sport Eksklusif, pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN ini menjelaskan bahwa pengalaman bukan hal terutama dalam pertimbangan memilih Patrick Kluivert.
"Prioritas adalah Eropa, lalu Belanda. Saya sempat wawancara Spanyol, Italia, tapi nanti kulturnya beda lagi, itu (masalah) lagi. (Pelatih) harus menguasai kamar ganti," katanya dalam wawancara tersebut dikutip dari Liputan6.
"Ada yang debat track record Patrick. Lho, banyak pelatih yang belum terkenal bisa kuasai kamar ganti Zidane? Kan tidak ada track manajer, tiba-tiba oke. Ada di kantor bilang Real Madrid itu pelatihnya tidak taktikal, tapi bisa kuasai kamar ganti. Benar juga. Inilah dinamika," sambung Erick Thohir.
Jadi sudah jelas bahwa ada tiga pertimbangan utama PSSI dalam memilih sosok Patrick Kluivert sebagai nahkoda Timnas Indonesia:
1. Berasal Dari Eropa
Sudah menjadi wacana sejak Shin Tae-yong menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia, akan direkrut Direktur Teknik yang berasal dari Eropa.
Saat itu ada dua kutub yang menyebut Jerman dan Belanda sebagai pilihan terbaik, namun nyatanya sampai saat ini belum terlihat hilalnya.
Memahami perkembangan sepak bola Eropa yang menjadi kiblat PSSI di era Erick Thohir, tentu menjadi salah satu pertimbangan ditunjukknya Patrick Kluivert dengan jajarannya.
2. Berasal Dari Belanda
Alasan kedua ini menjadi sub-poin utama yang dijelaskan Erick Thohir. Ia menyebut sudah melakukan wawancara dengan pelatih dari Spanyol dan Italia juga, yang mungkin bisa berbuah penolakan atau perbedaan visi-misi.
Dengan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala yang berasal dari Belanda, diharapkan proses adaptasi dengan sebagian besar pemain abroad yang lahir di Belanda tidak akan terlalu sulit.
Apalagi, dengan adanya Denny Landzaat yang menjadi asistennya juga berdarah Maluku. Ini menjadi satu pertimbangan positif tambahan bagi konsolidasi skuad ke depannya.
Artikel Terkait
Prediksi Real Madrid vs Real Mallorca, Akankah Sumbangan Uang Kepesertaan Supercopa de Espana Melemahkan Mallorca?
4 Hal Kenapa Kita Harus Move On Dari Shin Tae-Yong, Walau Ragu Pada Kapasitas Patrick Kluivert
Dear Penggemar Garuda: Mari Sambut Pelatih Baru dengan Legowo, Ini Alasan PSSI Cari Pengganti STY hingga Soal Penguasaan Ruang Ganti
Sebelumnya Tak Ingin Lagi Bahas STY, Kini Coach Justin Minta Penggemar Timnas Indonesia Move On ke Kluivert
Rodrigo Bentancur Sudah Sadar dan Berbicara Paska Tak Sadarkan Diri pada Laga Spurs vs Liverpool di leg 1 Semifinal Carabao Cup24/25
Kasus Lama Akan Dibuka Lagi! The Metropolitan Police Sudah Serahkan Berkas Kasus Pemerkosaan Pemain Besar Premier League