Al Ittihad, Willem II, Al Taawoun, Lech Poznan, dan terakhir adalah klub Hungaria Ferencváros menjadi tempatnya menjadi "pelatih kedua", sebelum mengakhiri kontrak 31 Desember 2024 lalu karena ternyata diajak kompatriotnya Patrick Kluivert menangani Timnas Indonesia.
Salah satu hal positif yang bisa diambil dari Denny Landzaat tentu adalah kedekatannya dengan Indonesia.
Mempunyai darah Maluku, ia mungkin akan mudah melakukan bonding dengan para pemain Liga 1 maupun pemain abroad Timnas Indonesia yang mengawali karier di Negeri Kincir Angin.
Bahkan jika memungkinkan, para pemain yang masih masuk dalam waiting-list naturalisasi bisa sedikit banyak melihat padanya untuk memantapkan komitmen membela Merah Putih.
Kini hanya doa yang bisa terucap bagi Denny Landzaat, beserta pelatih kepala Patrick Kluivert dan segenap jajarannya, agar bisa memberikan prestasi yang lebih baik lagi bagi Timnas Indonesia.
Artikel Terkait
Prediksi Athletic Bilbao vs Barcelona, Pendaftaran Dani Olmo dan Pau Victor Bisa Goyahkan Konsentrasi Blaugrana
Menurut Sang Ayah, Elon Musk Bakal Membeli Raksasa Sepak Bola Liverpool!
Prediksi Glasgow Celtic vs Dundee United, Kesempatan The Bhoys Menjauh dari Pesaingnya
Prediksi Al Nassr vs Al Okhdood, Laga Pembuka Tahun Tanpa Cristiano Ronaldo dan Kemungkinan Hengkangnya Talisca
Klub Tersukses China, Guangzhou FC Dikeluarkan Dari Liga Profesional Karena Terlilit Hutang, Akhir Bulan Madu Sepakbola Negeri Tirai Bambu
Patrick Kluivert Resmi Diangkat Jadi Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Tagar #KluivertOut jadi Beban Perdana