Sementara kubu Biancoceleste berhasil meraih empat poin dalam tiga laga sulit mereka sebelumnya. Setelah dibekuk Inter Milan 0-6, Lazio bisa menang 1-2 di kandang Lecce, dan menahan seri Atalanta 1-1.
Dalam laga terakhir tersebut, sayang sekali bahwa gol Dele-Bashiru tidak bisa dipertahankan hingga menit teralhir, karena La Dea bisa samakan kedudukan melalui Marco Brescianini menit 88'.
Lewat hasil tersebut skuad asuhan Marco Baroni masih langgeng di posisi ke empat dengan 35 poin.
Baca Juga: Prediksi Torino vs Parma, Adakah Efek Positif Paska Kontrak Baru Samuele Ricci?
Susunan Pemain AS Roma vs Lazio
Roma hanya akan kehilangan dua pemain pada Minggu malam, dengan Bryan Cristante masih absen karena cedera pergelangan kaki dan Zeki Celik yang masih sakit.
Oleh karena itu, Claudio Ranieri dapat mempertahankan kepercayaannya pada susunan pemain yang diturunkan saat melawan Milan, dengan Artem Dovbyk didukung oleh Paulo Dybala di lini depan.
Sementara itu, Marco Baroni harus mempertimbangkan apakah akan membawa kembali Boulaye Dia dan Gustav Isaksen atau mempertahankan lini depan Lazio dari akhir pekan lalu, yang menampilkan pencetak gol pembuka Fisayo Dele-Bashiru .
Taty Castellanos dipastikan berada di lini serang bersama kapten Mattia Zaccagni untuk memberikan tekanan konstan di sisi kanan pertahanan AS Roma yang kemungkinan diisi Alexis Saelemaekers.
Baroni masih kehilangan gelandang Matias Vecino dan bek sayap Manuel Lazzari, Patric, dan mantan pemain sayap Roma Pedro. Namun di sisi lain Tijjani Noslin diharapkan pulih tepat waktu untuk masuk bangku cadangan.
Perkiraan Formasi :
AS Roma (3-4-2-1) : Svilar; Mancini, Hummels, Ndicka; Saelemaekers, Paredes, Kone, Angelino; Dybala, El Shaarawy; Dovbyk
Lazio (4-2-3-1) : Provedel; Marusic, Gila, Romagnoli, Tavares; Guendouzi, Rovella; Isaksen, Dele-Bashiru, Zaccagni; Castellanos
Baca Juga: Prediksi Lecce vs Genoa, Beban Berat Nikola Krstovic Menghadapi Tim Patrick Vieira
Meskipun Lazio dalam performa yang lebih oke, jangan sekali-sekali meremehkan kekuatan pengalaman Claudio Ranieri. Empat kali menang di derby Roma tentu bukan sebuah kebetulan, karena Ranieri yang kelahiran Roma tentu paling paham arti laga ini.
Semangat dan militansi akan dibangunnya di Olimpico nanti, dan mungkin bisa mengimbangi peran autopilot dari Marco Baroni yang punya keunggulan variasi pemain inti dan cadangan yang punya kualitas sama baiknya.
Artikel Terkait
Prediksi Manchester City vs West Ham, Introspeksi dan Resolusi Pep Guardiola
Prediksi Brighton vs Arsenal, Menunggu Magis Lahir Baru Seorang Jesus
Prediksi Fiorentina vs Napoli, La Viola Dihantui Rekor Buruk Saat Menjamu Calon Scudetto
Prediksi Monza vs Cagliari, Duel Papan Bawah dengan Keunggulan Historis Milik Brianzoli
Prediksi Lecce vs Genoa, Beban Berat Nikola Krstovic Menghadapi Tim Patrick Vieira
Prediksi Torino vs Parma, Adakah Efek Positif Paska Kontrak Baru Samuele Ricci?