KLIK SAJA - Meraih kemenangan di partai debutnya melawan West Ham, ternyata Ruud van Nistelrooy harus terhempas kenyataan bahwa Leicester City menjadi bulan-bulanan di lima laga berikutnya.
Sekali seri melawan Brighton, empat laga terakhir The Foxes berujung kekalahan. Ini menjadi pertanyaan bagi Ruudtje, apakah ia memang orang yang tepat untuk menukangi tim menggantikan Steve Cooper?
Kini dengan bursa transfer yang telah dibuka, ada peluang baginya untuk melakukan belanja pemain.
Namun sebelum fokus tersebut, laga tandang melawan Aston Villa harus ia hadapi. Bermain di Villa Park, partai Aston Villa versus Leicester akan kickoff pada Sabtu (4/1/2025) pukul 22.00 WIB.
Pada konferensi pers, dengan lantang Ruudtje memuji kinerja Unai Emery dalam membangun The Villans. Kendati sedang diterpa banyak cedera, stabilitas permainan sudah berhasil diciptakan entrenador asal Spanyol tersebut.
"Ia melakukan pekerjaan yang sangat baik. Ada kualitas di sana dan mereka benar-benar membangun klub besar yang stabil. Mereka akan tetap memiliki tim papan atas [terlepas dari daftar cedera mereka], jadi kami harus bersiap menghadapi mereka," ujar Ruudtje dikutip dari BBC.
Persiapan Kedua Tim
Tuan rumah Aston Villa berniat memperpanjang rekor tak terkalahkan di liga kandang menjadi 10 pertandingan. Partai terakhir mereka pada penghujung tahun baru kemarin aalah hasil imbang 2-2 melawan Brighton di Villa Park.
Kendati pujian sudah dilontarkan calon lawan, evaluasi besar pada lini belakang harus dilakukan Emery, sebab timnya bobol 8 kali dalam empat laga terakhir.
Tentu paling mencolok adalah kekalahan telak 0-4 atas Newcastle di St James Park, namun secara kolektif hal ini kudu diperbaiki oleh Emery.
Kini Villa berada di peringkat sembilan dengan 29 poin, masih terpaut tiga poin dari Newcastle di urutan terakhir Zona Eropa.
Di kubu The Foxes, Ruudtje mungkin bisa cemberut melihat jadwal susah yang mereka alami dalam awal masa kepelatihannya ini. Empat kekalahan yang diderita didapat dari Newcastle, Wolves, Liverpool, serta skor 0-2 di King Power melawan Manchester City 29 Desember lalu.
Menghadapi The Citizens yang tengah menurun, Leicester tak mampu menahan gol Savinho dan Erling Haaland di masing-masing babak, membuat mereka semakin terperosok ke posisi 19 lewat perolehan 14 poin.
Artikel Terkait
(Wonderkid Series) Aaron Anselmino Dipanggil Lebih Cepat oleh Chelsea dan Rekomendasi Kuat Juan Roman Riquelme
Prediksi Valencia vs Real Madrid, Tahun Baru yang Seperti Biasanya Bagi Carlo Ancelotti
Prediksi Nice vs Rennes, Reuni Seko Fofana dengan Franck Haise
Dicari! Striker Timnas Indonesia yang Sedahsyat Nguyen Xuan Son
Prediksi Tottenham Hotspur vs Newcastle, Ange Postecoglou Akan Berjuang Meski dengan Rasa Sakit Atas Performa Buruk di Kandang
Prediksi Bournemouth vs Everton, The Cherries Pantas Optimis dengan Performa dan Keunggulan Historisnya