KLIK SAJA - Kendati lebih lama bertahan di Premier League, ternyata Everton menyisakan rentetan cerita buruk saat bermain di kandang Bournemouth. The Toffees tidak pernah menang dalam tujuh laga terakhir, dengan dua kali seri dan lima kekalahan!
Ditunjang performa The Cherries yang kini juga menanjak, mereka pantas optimis mampu mengatasi Everton di Vitality Stadium pada hari Sabtu (4/1/2025) pukul 22.00 WIB.
Persiapan Kedua Tim
Selain mempunyai catatan head to head yang lebih sip, Bournemouth juga di ambang rekor baru klub. Hasil imbang 2-2 melawan Fulham pekan lalu membuat mereka tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan, menyamai rekor terbaik klub di musim lalu.
Jika mereka tak kalah melawan Everton, rekor baru akan tercipta. Tapi lebih daripada itu, The Cherries tentu ingin hasilkan kemenangan agar tetap mampu bertahan di papan atas.
Kini tim asuhan Andoni Iraola ada di peringkat tujuh lewat perolehan 30 poin. Intensitas permainan yang menjadi filosofi andalan timnya harus tetap dipertahankan.
Baca Juga: Inilah Tiga Klub Kejutan yang Mewarnai Paruh Musim Premier League 2024/2025!
Secara individu, Iraola juga dinominasikan sebagai Manajer Terbaik bulan Desember 2024. Motivasi yang kian berlipat bisa membawa mereka tampil maksimal di laga pembukaan tahun 2025.
Di sisi lain Sean Dyche juga tengah mendapatkan performa konsisten dari para pemainnya. Sempat menahan imbang tiga tim kuat, Arsenal, Chelsea, dan Manchester City, The Toffees tak kuasa menahan laju tim mengejutkan Nottingham Forest pekan lalu.
Bermain di Goodison Park (29/12/2024), gol dari Chris Wood dan Morgan Gibbs-White menggoyahkan pertahanan Everton yang tampil solid di tiga laga sebelumnya.
Kini mereka tak beranjak dari posisi 16 dengan 17 poin. Kemenangan jelas dibutuhkan agar tidak semakin terkejar Wolves di bawahnya, yang mulai tampil garang bersama manajer Vitor Pereira.
Sean Dyche yang mahsyur karena permainan pragmatisnya, dicecar media seputar kemampuan timnya mencetak gol. Sejauh ini Dominic Calvert-Lewin dkk baru lesakkan 15 gol, yang merupakan terburuk kedua di liga setelah juru kunci Southampton.
"Orang-orang bertanya dan membicarakannya seolah-olah itu mudah, tetapi jika itu mudah, maka semua orang akan melakukannya. Berapa banyak cara berbeda yang dapat Anda lakukan untuk menggabungkan tim agar berhasil? Dan menjaga agar yang lain tetap tenang? Ini tentang menemukan keseimbangan," jawabnya dikutip oleh BBC.
Artikel Terkait
Garuda Wajib Waspada Meski Australia Tak Diperkuat Harry Souttar, Begini Kata Skuad Socceroos Jelang Laga di Kualifikasi Pildun 2026!
(Wonderkid Series) Aaron Anselmino Dipanggil Lebih Cepat oleh Chelsea dan Rekomendasi Kuat Juan Roman Riquelme
Prediksi Valencia vs Real Madrid, Tahun Baru yang Seperti Biasanya Bagi Carlo Ancelotti
Prediksi Nice vs Rennes, Reuni Seko Fofana dengan Franck Haise
Dicari! Striker Timnas Indonesia yang Sedahsyat Nguyen Xuan Son
Prediksi Tottenham Hotspur vs Newcastle, Ange Postecoglou Akan Berjuang Meski dengan Rasa Sakit Atas Performa Buruk di Kandang