KLIK SAJA - Dua tim terbaik Italia saat ini, bakal bertemu di Semifinal Supercoppa Italiana, Jumat (3/1/2025) pukul 2.00 dini hari WIB di Al-Awwal Park Riyadh.
Nerazzurri sedang dalam tren terbaik usai lima kemenangan beruntun di Serie A. Satu fakta tambahan membuat mereka layak diunggulkan, yakni enam kemenangan beruntun atas La Dea, plus 12 laga tak terkalahkan!
Pasukan Gian Piero Gasperini dihadapkan pada tembok sejarah kelam. Mampukah mereka menang?
Baca Juga: Supercoppa Italiana 2024/2025: Gladi Bersih Perebutan Scudetto dan Debut Sergio Conceicao
Persiapan Kedua Tim
Mengejar quattrick trofi Supercoppa Italiana adalah target besar Simone Inzaghi seminggu ini di Riyadh. Tiga trofi beruntun sudah berhasil diraih Inter Milan termasuk edisi perdana Supercoppa diadakan di Saudi musim lalu.
Pada laga Final 2 Januari 2024 silam, gol Lautaro Martinez di injury time mampu membenamkan Napoli di laga pamungkas, sekaligus menjadi gelar kelima Supercoppa milik Simone Inzaghi yang dua diantaranya diperoleh kala melatih Lazio.
Sudah jelas bahwa sosok Inzaghi menjadi magnet kuat untuk mendatangkan trofi perdana bagi Nerazzurri musim ini. Diucapkannya dalam konferesi pers, bahwa Inter Milan masih tim lapar gelar seperti saat ia datang tiga setengah tahun silam.
“Yang jelas, target untuk tahun 2025 tetap sama seperti saat saya datang tiga setengah tahun lalu,” ujarnya dikutip dari sempreinter.
“Kami mewakili Inter, klub hebat, dan kami harus mencapai tujuan tertinggi, mencoba memenangkan trofi sebanyak mungkin."
Bekal terbaru mereka adalah menaklukkan Cagliari 3-0 pada akhir pekan lalu, yang membuat mereka dengan 40 poin menekan Atalanta di puncak klasemen yang hanya unggul satu poin, namun mainkan satu laga lebih banyak.
Di kubu La Dea, sebelas kemenangan beruntun mereka baru saja terhenti usai hasil imbang 1-1 melawan Lazio. Kendati demikian ini tidak mengurangi kinerja positif mereka sepanjang musim hingga meraih capolista.
Paham dengan inferioritas timnya kala bertemu Nerazzurri, Gasperini mengingatkan pemainnya agar tampil waspada dan tidak mudah kebobolan melawan tim dengan skuad terkuat di Italia itu.
“Dalam tiga tahun terakhir, Inter telah menjadi tim terkuat,” ucapnya dikutip sempreinter.
Artikel Terkait
5 Fakta Soal Performa Fisik Garuda yang Meningkat, Salah Satunya Kecerdikan Pelatih Fisik Shin Sang Gyu dalam Menyesuaikan Taktik STY
Golden Star Bertemu Thailand di Babak Final AFF 2024, Media Vietnam Ini Malah Sindir Timnas Indonesia yang Angkat Koper Sejak Fase Grup
Supercoppa Italiana 2024/2025: Gladi Bersih Perebutan Scudetto dan Debut Sergio Conceicao
Rivellino, Legenda Brasil yang Berkumis Tebal dan Jago Dribel
(UPDATE) Jadwal Pertandingan Sepak Premier League, La Liga, Serie A, Bundesliga, Lige 1, Champions League, Europa League, FA Cup, Carabao Cup, dll
Prediksi Vietnam vs Thailand: Bisa Hentikan Nguyen Xuan Son, Gajah Putih?