2. Marcus Rashford, Kambing Hitam yang Sudah Siap Pergi
Marcus Rashford sudah lama dituduh sebagai penyebab bocornya informasi internal di Manchester United, seperti formasi pemain. Dua pekan ini ia sama sekali tidak dibawa oleh Ruben Amorim saat MU bermain, mengindikasikan sebuah hubungan yang sudah retak.
Peforma pemain 27 tahun ini juga menurun tajam dibandingkan musim lalu. Hingga saat ini, Rashford yang mendapatkan 24 caps masih membukukan tujuh gol dan tiga assist.
Tiga gol yang ia hasilkan sebenarnya hadir saat dua partai perdana Ruben Amorim menukangi United, kala imbang 1-1 melawan Ipswich Town (24/11/2024) dan menang 4-0 atas Everton (1/12/2024).
Setelah itu pemian bernomor punggung 10 ini hanya hadir di babak kedua kala melawan Arsenal dan Nottingham Forest, lalu hilang dari skuad semenjak Derby Manchester. Pemain asli didikan akademi Manchester United ini seakan dilabeli sebagai kambing hitam penyebab mundurnya prestasi mereka.
Terlihat jahat memang, namun inilah kebiasaan yang dilakukan Setan Merah merunut fakta yang membuat mereka membuang Jesse Lindgard, Paul Pogba, Cristiano Ronaldo, hingga meminjamkan Jadon Sancho.
Ruben Amorim memberikan statement terakhir tentang saga Rashford usai ditaklukkan Wolves 0-2 pada Boxing Day (26/12/2024).
"Alasannya selalu sama. Kami harus menjadi pemain profesional yang sama, pemain yang sama, menang atau kalah. Saat kalah, saya harus lebih kuat. Saya akan melanjutkan ide saya sampai akhir," katanya kepada Prime Video via The Mirror.
"Jika dia tidak ada di sini, Anda (media) bisa mengambil kesimpulan."
Mempunyai market value sebesar 55 juta Euro, sepertinya United mau mendiskusikan untuk harga pelepasan sedikit di bawah itu. Hanya yang menjadi kendala bagi tim pembeli, adalah gaji Rashford sebesar 375 ribu Pounds per pekan hingga kontrak habis akhir Juni 2028.
Hanya sedikit klub yang bisa menebusnya, antara lain Arsenal, PSG, ataupun Napoli kendati memiliki kemampuan lebih rendah dalam hal gaji.
Uang segar dari penjualan Antony dan Marcus Rashford sangat dibutuhkan Amorim untuk memperbaiki lini depan yang kurang tajam, mungkin dengan mendatangkan Viktor Gyokeres secepatnya.
Baca Juga: Erick Thohir dan Mimpi Membangunkan Raksasa Tidur Indonesia Menjadi 50 Besar Dunia
Artikel Terkait
Prediksi Brighton vs Brentford, Thomas Frank Berharap Ketidakberuntungan Menjauh dari Timnya
Prediksi Arsenal vs Ipswich Town, Menunggu Gol Berikutnya dari Gabriel Jesus
Prediksi Empoli vs Genoa, Azzurri Masih Penasaran dengan Kesulitan Aneh di Estadio Carlo Castellani
Rekor Buruk Ruben Amorim, Pelatih Baru MU yang Digadang Bawa Kejayaan Malah Terperosok ke Zona Degradasi
Francois Letexier, Wasit Kontroversial yang Pernah Kubur Mimpi Garuda U-23 ke Olimpiade Dinobatkan Jadi Pengadil Terbaik Tahun 2024
Tiga Pemain Utama Liverpool Akan Habis Kontrak! Stay or Leave?