Atalanta vs AC Milan 2-1 : Charles De Ketelaere Gemilang, Ademola Lookman Menentukan, dan Napoli Capolista

photo author
Greg Satria, Klik Saja
- Sabtu, 7 Desember 2024 | 06:53 WIB
Momen gol Charles De Ketelaere saat laga Atalanta vs AC Milan (6/12/24) (Giuseppe Cottini/Getty Images via Football Italia)
Momen gol Charles De Ketelaere saat laga Atalanta vs AC Milan (6/12/24) (Giuseppe Cottini/Getty Images via Football Italia)

Pengganti Retegui adalah Mario Pasalic yang dipasang sebagai trequartista dengan pergerakan vertikal juga sebagai false-nine. Strategi ini memungkinkan La Dea mempunyai jumlah pemain tambahan di lini tengah dan membuat Tijjani Reijnders tidak mudah naik ke depan.

Awal berjalan mulus bagi tuan rumah, apalagi ketika menit 12' De Ketelaere berhasil menanduk tendangan bebas Marten de Roon di tiang jauh. Lompatan pemain Belgia mengalahkan Theo Hernandez dan ia bisa mengarahkan bola secara bebas ke jala Mike Maignan.

Tanpa ragu pemain yang awalnya digadang oeh Paolo Maldini menjadi masa depan Rossoneri ini melakukan seleberasi di hadapan klub yang membuangnya.

Baca Juga: Penonton Terhibur, Otot Pemain Tak Bisa Kendur, Inilah Pembagian Grup Piala Dunia Antarklub 2025

Seleberasi Ademola Lookman usai cetak gol pamungkas di laga Atalanta vs AC Milan (6/12/24)
Seleberasi Ademola Lookman usai cetak gol pamungkas di laga Atalanta vs AC Milan (6/12/24) (REUTERS/Daniele Mascolo)

Kecepatan Rafael Leao dan Decisive-nya Lookman

Tim asuhan Paulo Fonseca tak tinggal diam. Menit 22' Theo Hernandez kirimkan umpan terobosan vertikal di sisi kiri, di mana kecepatan Rafael Leao mampu mengalahkan Raoul Bellanova.

Pemain Timnas Portugal lantas mengirimkan umpan silang deras yang mampu disambut Alvaro Morata dengan sontekan untuk menaklukkan Marco Carnesecchi.

Salah satu kendala Rossoneri di laga ini adalah cedera yang dialami Christian Pulisic di menit 38' yang mengharuskannya diganti oleh Ruben Loftus Cheek.

Akhirnya di penghujung laga, gol telat Ademola Lookman menunjukkan betapa decisive (menentukan) pemain ini. 

Berdiri di tiang jauh, ia bisa dalam momen yang tepat menyambut sundulan pantul Sead Kolasinac kala menerima tendangan sudut.

Pelatih AC Milan, Paulo Fonseca terlihat sangat marah selepas laga ini dengan tudingan wasit berat sebelah mendukung tuan rumah.

Menanggapi hal ini, Gasperini merasa timnya memang layak menang dan upaya Fonseca tersebut adalah untuk mendistraksi hasil akhir laga ini.

"Jika ini adalah upaya untuk membicarakan hal lain dan mengalihkan perhatian dari pertandingan, maka itu hak prerogatifnya," jawab Gasperini dikutip via Football Italia.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Greg Satria

Sumber: Reuters, transfermarkt.com, FootballItalia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X