KLIK SAJA - Laga Inter Milan vs Fiorentina akhir pekan lalu harus ditangguhkan usai Edoardo Bovo kolaps di tengah lapangan, Minggu (1/12/2024) waktu setempat. Keesokan harinya, Lautaro Martinez didapuk gelar pemain terbaik Serie A musim 2024/2024 pada Gran Gala del Calcio AIC.
Menjadi aneh bagi pecinta bola, nama pemain yang menorehkan 24 gol di Serie A musim lalu, mengantar La Beneamata meraih scudetto, dan membawa Argentina juara Copa America 2024 justru tidak termasuk dalam nominasi pemain terbaik FIFA!
Pada giornata 15 Serie A, biarlah Il Capitano Inter Milan ini marah sekaligus berbicara kepada dunia tentang kehebatannya. Laga Inter Milan versus Parma akan berlangsung di Guiseppe Meazza pada Sabtu (7/12/2024) pukul 00.30 dini hari WIB.
Baca Juga: Bukan Hanya Salah Federico Valverde, Real Madrid tak Seimbang Karena Terlalu Banyak Matahari
Persiapan Kedua Tim
FIFA mengumumkan sebelas nominator pemain terbaik FIFA 2024 dan tidak ada Lautaro Martinez di dalamnya. Pemain yang masuk list ini adalah Erling Haaland, Rodri, Kylian Mbappe, Florian Wirtz, Lamine Yamal, Dani Carvajal, Federico Valverde, Jude Bellingham, Vinicius Jr, Toni Kroos, dan Lionel Messi.
CEO Inter Milan Beppe Marotta dibuat meradang terhadap hal ini.
"Ini mengejutkan dan mengecewakan karena Lautaro tidak dianggap sebagai salah satu kandidat di penghargaan FIFA setelah menjalani sebuah musim yang fantastis," ucap pria 67 tahun dikutip Gazzetta dello Sport.
Memang setelah drama Ballon d'Or 2024, menjadi banyak yang meragukan kredibilitas penghargaan individual pemain terbaik dunia. Tak boleh terganggu isu luar tersebut, pasukan Simone Inzaghi harus tancap gas lagi untuk mengejar Napoli.
Karena laga melawan Fiorentina ditangguhkan, maka La Beneamata tertahan di peringkat ketiga lewat perolehan 28 poin, sama persis dengan milik La Viola. Mereka masih terpaut empat poin dari Napoli di pucuk klasemen.
Bermain lebih dahulu di giornata 15 menjadi kans apik juara bertahan memberikan tekanan di papan atas. Lautaro baru mendapat gelar prestisius, begitu juga Marcus Thuram yang punya motivasi besar untuk mengejar ketertinggalan gol dari Mateo Retegui pada daftar topskorer.
Baca Juga: Prediksi Bournemouth vs Tottenham Hotspur, Dua Tim Inkosisten Berburu Tiga Poin
Sementara itu Parma asuhan Fabio Pecchia punya bekal sangat baik usai menang 3-1 atas Lazio akhir pekan lalu. Tiga poin di Ennio Tardini membuat Gialloblu merangkai 15 poin dan berada di urutan 11, paling baik di antara klub promosi lainnya.
Pada laga tersebut Dennis Man, Anas Haj Mohamed, dan Enrico Del Prato masing-masing menyumbang sebiji gol yang menghentikan lima kemenangan beruntun Biancoceleste.
Artikel Terkait
Prediksi Bournemouth vs Tottenham Hotspur, Dua Tim Inkosisten Berburu Tiga Poin
Habisi Southampton 5-1 di St Mary's, Chelsea Naik ke Peringkat Kedua EPL dan Semakin Mendekati Liverpool
Strategi Set-Piece Menangkan Arsenal 2-0 atas Manchester United, Prediksi Ruben Amorim Tepat
Malam Gila di St James Park, Liverpool Ditahan Newcastele United 3-3 Usai Fabian Schar Cetak Gol Pamungkas!
Paceklik Manchester City Berakhir Usai Kevin De Bruyne Tunjukkan Performa Apik Saat Kalahkan Nottingham Forest 3-0
Bukan Hanya Salah Federico Valverde, Real Madrid tak Seimbang Karena Terlalu Banyak Matahari