Saat pertandingan berlangsung, pertahanan Botafogo merapat lebih jauh ke belakang saat mereka berupaya menyerap tekanan besar dari serangan Atletico.
Namun Vargas kehilangan kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan ketika ia hanya mampu menyia-nyiakan peluang emasnya dari jarak lima meter.
Pemain depan pengganti Santos melesakkan gol ketiga ketika upaya seorang bek untuk memotong umpan silangnya jatuh kembali padanya.
Para pemain Botafogo tersungkur di lapangan saat peluit akhir dibunyikan setelah menuliskan nama mereka dalam sejarah klub.
Baca Juga: Prediksi Sevilla vs Osasuna, Memoles Kembali Kesakralan Ramon Sanchez Pizjuan
Skor akhir 3-1 untuk keunggulan Botafogo atas Atletico Mineiro, sekaligus berhasil mengangkat trofi Copa Libertadores mereka yang pertama.
Manajer Atletico Mineiro asal Argentina Gabriel Milito berlutut di tahap akhir ketika timnya harus kehilangan peluang, terutama ketika Vargas menyia-nyiakan peluangnya di menit-menit akhir.***
Pada akhirnya, kegembiraan sekaligus kesedihan saat klub Brasil mengangkat trofi untuk keenam kalinya berturut-turut.***