Di penghujung laga, tepatnya menit 90+2', Lewandowski mencetak gol ke-101 di ajang Liga Champions. Menerima umpan Alejandro Balde, Lewy bisa melepaskan tembakan pelan namun akurat saat dijaga gua pemain belakang Brest. Bola menggelinding ke sisi kiri Bizot dengan sempurna.
Baca Juga: Prediksi Red Star vs VfB Stuttgart, Tantangan Sebastian Hoeness Tanpa Tiga Pilar Lini Depan
Robert Lewandowski Berusaha "Menembus Awan"
Di usia 36 tahun, Lewandowski benar-benar berusaha menembus awan pada musim ini. Selain terlahir baru karena pertemuan kedua dengan Hansi Flick, performa briliannya sejauh ini terjaga, membuat dia menjadi salah satu "dewa" baru di sepakbola Eropa.
Lionel Messi sudah menepi ke Amerika Serikat, sementara Cristiano Ronaldo sudah terlebih dahulu berlabuh di Saudi. Bisa jadi, pengujung kariernya bisa ditutup dengan gemilang di Eropa tanpa harus mengais rezeki di belahan dunia lainnya.
Sebab, Barcelona sendiri masih sangat menghargai jasanya sejauh ini. Selain sebagai goal getter, Lewandowski yang "tidak menjadi kapten" menjadi salah satu mentor terbaik bagi pemain-pemain muda lulusan La Masia.
Kemajuan pesat Lamine Yamal sedikit banyak dikarenakan kemampuan Lewy memposisikan dirinya dengan baik dalam skema menyerang Blaugrana. Jarang terlihat berlari dengan bola, pengalamannya membuat setiap tindakannya efisien namun sangat tajam di kotak penalti lawan.
Ballon d'Or musim depan? Bisa saja menjadi miliknya jika performa ini berlanjut.
Artikel Terkait
Prediksi Slovan Bratislava vs AC Milan, Rossoneri Menjaga Momentum Kemenangan
Prediksi Manchester City vs Feyenoord, Akhiri Krisis Terlama Pep Guardiola
Prediksi Bayern Munchen vs PSG, Duo Klub Besar yang Harus Segera Adaptasi Format Baru UCL
Prediksi Red Star vs VfB Stuttgart, Tantangan Sebastian Hoeness Tanpa Tiga Pilar Lini Depan
Prediksi Sturm Graz vs Girona, Saatnya Tim Debutan Meraih Kemenangan Kedua
Pertahanan Horor di Akhir Laga Gagalkan Kemenangan Citizens, Krisis Masih Berlanjut