Hadirnya pemain Timnas Italia itu menambah lengkap lini depan yang sangat berbahaya, sebab ada Mateo Retegui, Cherles De Katelaere, serta Lazar Samardzic.
Gianluca Scamacca dan Giorgio Scalvini masih belum tersedia karena cedera, namun untuk menggantikan Kolasinac di barisan bertahan, telah tersedia Odilon Koussounou yang dipinjam dari Bayer Leverkusen.
Lorenzo Lucca bakal memberikan perlawanan keras di lini depan Udinese, untuk menunjukkan persaingan internalnya dengan Retegui di Timnas Italia. Lucca telah terlibat langsung dalam 16 gol liga sejak awal musim lalu, jadi setelah diistirahatkan melawan Juventus, ia seharusnya menggantikan Keinan Davis di lini depan.
Kecil kemungkinan Kosta Runjaic bakal melawan kejeniusan Gasperini dengan bermain bertahan. Adu serang ini bisa mengandung dua akibat, yakni menang secara mengejutkan atau kalah dengan skor telak dari La Dea yang selalu menang di empat laga terakhir.
Perkiraan Formasi :
Atalanta (3-4-2-1) : Carnesecchi; Kossounou, Hien, Djimsiti; Bellanova, Ederson, De Roon, Ruggeri; De Ketelaere, Lookman; Retegui
Udinene (3-5-2) : Okoye; Giannetti, Bijol, Toure; Ehizibue, Lovric, Karlstrom, Payero, Kamara; Thauvin, Lucca
Prediksi Atalanta vs Udinese : 55 - 45
Fiorentina vs Verona, Menunggu yang Lebih Lagi dari David De Gea
Tidak masuknya nama David De Gea ke skuad Timnas Spanyol kala menghadapi Denmark dan Swiss di UEFA Nations League tentu sudah bisa diprediksi. Masih ada Robert Sanchez untuk menggantikan Unai Simon yang cedera. Berpikir positif, masih banyak pihak menunggu yang lebih lagi dari De Gea.
Apa itu? Tentu mengantar Fiorentina bertengger di peringkat atas Serie A. Meskipun hanya beberapa jam berada di dua besar sembari menunggu hasil Napoli vs Inter Milan, kemenangan atas Verona bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri di sisa musim.
Kembali bermain di Artemio Franchi sejak mengalahkan Roma dengan skor 5-1, pasukan Palladino mengalami kekalahan mengejutkan di Siprus melawan APOEL Nicosia di Liga Konferensi pada hari Kamis. Namun hal itu seharusnya tidak membuat mereka terlalukhawatir karena sang allenatore mengambil kebijakan rotasi.
Mempertahankan kemenangan di kandang sendiri juga bisa menjadi bersejarah, karena selain berkesempatan naik ke tiga besar, apabila gawang De Gea tidak dibobol Verona, maka La Viola bisa menang tiga kali berturut-turut tanpa kebobolan.
Sementara itu sang lawan Verona dipenuhi dengan rasa percaya diri setelah kemenangan dramatis 3-2 atas Roma akhir pekan lalu, yang sementara mengangkat masalah inkonsistensi dalam hasil anak asuh Paolo Zanetti. Sebelum menang atas Giallorossi, Casper Tengstedt dkk menderita tiga kekalahan beruntun, dua kali melawan kandidat degradasi Monza dan Lecce, plus kekalahan telak 6-1 di Atalanta.
Artikel Terkait
Prediksi Real Madrid vs Osasuna dan Villarreal vs Alaves, Los Blancos Menepis Krisis
Prediksi Wolverhampton vs Southampton dan West Ham vs Everton, Saling Sikut Antara Pesaing Langsung
Prediksi Brentford vs Bournemouth dan Crystal Palace vs Fulham, Parade Ketajaman Para "Striker Medioker"
Prediksi Venezia vs Parma dan Cagliari vs AC Milan, Gladi Bersih Sebelum Kualifikasi Piala Dunia 2026
Prediksi Juventus vs Torino, Dominasi Panjang La Vecchia Signora di Derby Turin
Prediksi Leganes vs Sevilla, Los Nervionenses Mencoba Melirik Zona Eropa