KLIK SAJA - Minggu (10/3/2024) terjadi sebuah peristiwa yang mencoreng sepakbola Italia, kala di Via del Mare tuan rumah Lecce ditaklukkan Parma 0-1. Manajer Lecce saat itu, Roberto D'Aversa terlibat konfrontasi paska laga, dan menanduk striker Gialloblu, Thomas Henry hingga tersungkur ke tanah. Sehari berselang, Lecce memutuskan pemecatannya berdasar momen tersebut.
Pada giornata 12 Serie A musim ini, Roberto D'Aversa bakal kembali ke Via del Mare, tetapi dengan posisi sebagai manajer tim tamu Empoli. Tidak ada kebencian antara dirinya dengan fans Lecce, sebab ia telah membangun tim yang lumayan bagus untuk dilanjutkan Luca Gotti hingga saat ini. Duel antara Leece vs Empoli akan kick off pada Sabtu (9/11/2024) pukul 02.45 dini hari WIB.
Baca Juga: Prediksi Rayo Vallecano vs Las Palmas, Jaminan Laga Ketat di Vallecas
Di papan klasemen saat ini, Lecce masih berada di urutan paling bawah dari seluruh kontestan Serie A lewat perolehan 8 poin. Masalah utama tim Tuscany ini ada pada lini serangnya, yang hanya bukukan empat gol dalam 11 laga!
Sementara itu Empoli malah cenderung bagus di sisi pertahanan. Di posisi ke-11, gawang Azzurri bobol 9 kali dalam 11 laga, hanya kalah dibandingkan pertahanan Napoli dan Juventus. Doberto D'Aversa telah membuat skuad yang solid dalam bertahan melalui peminjaman Mattia Viti sebagai porosnya.
Duel ini bakal mempengaruhi konstetasi kedua tim hingga akhir musim nanti, sebab secara prediksi dua tim ini cukup berpotensi untuk terdegradasi. Mengetahui seluk-beluk tuan rumah dengan pengalaman melatih skuad Lecce hingga pertengahan musim lalu, D'Aversa dan anak asuhnya masih bisa sedikit diunggulkan.
Baca Juga: Hasil UCL PSG vs Atletico Madrid 1-2, Pasukan Diego Simeone Memang Spesialis Gol Telat
Persiapan Laga Lecce vs Empoli
Meskipun menghadapi salah satu tim dengan pertahanan terbaik di Serie A, Lecce tidak perlu minder hanya karena empat golnya. Salah satu alasannya adalah Via del Mare sudah menantikan kemenangan lagi usai mereka menaklukkan Verona 1-0 Rabu (30/10/2024) lalu.
Pada laga tersebut Patrick Dorgu mencetak gol tunggal, sekaligus memanfaatkan tim tamu yang mengakhiri laga hanya dengan sembilan pemain. Tidak hanya berbau keberuntungan saja, di laga tersebut trio Dorgu, Lameck Banda, dan Nikola Krstovic mampu tampil lebih baik. Meskipun, tiga hari berselang mereka kalah lagi 0-1 di kandang Bologna.
Luca Gotti masih belum bisa memainkan Medon Berisha, Kevin Bonifazi, Rares Burnete, dan Balthazar Pierret karena cedera. Pilihan pemain di lini tengah masih memiliki Ylber Ramadani dan Lassana Coulibaly untuk menahan lini kedua Azzurri.
Pilihan Roberto D'Aversa juga tidak banyak, terutama di lini depan. Deretan pemain cedera mereka meliputi Szymon Zurkowski, Samuele Perisan, Tyronne Ebuehi, Saba Sazonov, Sebastiano Esposito, dan Jacopo Fazzini. Dua nama terakhir yang membuat penyerangan Empoli cukup berimbas, sebab mereka adalah tulang punggung tim dalam mencetak gol.
Praktis kini hanya tersisa pilihan memasukkan Pietro Pellegri atau Lorenzo Colombo untuk membobol jala tuan rumah. Kabar baik didaptkan di lini belakang, bahwa Saba Goglichidze sudah usai jalani masa skorsingnya.
Artikel Terkait
Prediksi Ajax Amsterdam vs Maccabi Tel Aviv dan Manchester United vs PAOK, Momen Kebangkitan Tim Besar
Prediksi Union Saint-Gilloise vs AS Roma dan AZ Alkmaar vs Fenerbahce, Sama-sama Merindukan Taji Jose Mourinho
Prediksi Genoa vs Como, Kartu Joker Itu Bernama Mario Balotelli
Hasil UCL Club Brugge vs Aston Villa 1-0, Handsball Memalukan Tyrone Mings Tandai Krisis Mental The Villans
Hasil UCL PSG vs Atletico Madrid 1-2, Pasukan Diego Simeone Memang Spesialis Gol Telat
Prediksi Rayo Vallecano vs Las Palmas, Jaminan Laga Ketat di Vallecas