nasional

Perang Dunia Berdampak ke Harga BBM? Prabowo Ungkap Pentingnya Kemandirian Energi dalam Situasi Global Tak Stabil

Minggu, 7 Desember 2025 | 05:24 WIB
Perang Dunia Berdampak ke Harga BBM? Prabowo Ungkap Pentingnya Kemandirian Energi dalam Situasi Global Tak Stabil (Presiden Prabowo menyinggung soal swasembada pangan dan energi, termasuk keuntungan sawit saat pidato di HUT Partai Golkar. (Instagram/presidenrepublikindonesia))

KLIK SAJA - Dalam peringatan HUT ke-61 Partai Golkar, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri dalam urusan pangan dan energi.

Ia menilai dunia sedang berada dalam periode tidak stabil, sehingga ketergantungan pada impor menjadi ancaman strategis.

Perang di berbagai belahan dunia, termasuk potensi eskalasi di Eropa, disebutnya bisa berdampak langsung pada rantai pasok Indonesia.

Kondisi itu tak hanya berpengaruh pada harga komoditas, tetapi juga kemampuan negara untuk mengamankan BBM.

Baca Juga: Dari Logistik Darat hingga Airdrop, Ini Penjelasan Lengkap TNI Soal Distribusi Bantuan Korban Banjir Sumatera!

Prabowo mengajak masyarakat memahami bahwa kemandirian energi adalah bagian dari upaya menjaga stabilitas nasional.

Ia juga menyinggung peran kelapa sawit yang kerap menuai polemik namun tetap menjadi aset penting industri biofuel.

Situasi di Sumatera yang sedang dilanda bencana ikut menjadi contoh nyata bagaimana logistik energi sangat krusial.

Lewat pidato itu, Prabowo mendorong semua pihak untuk mulai menata ulang strategi ketahanan pangan dan energi jangka panjang.

Swasembada Pangan dan Energi Jadi Pesan Utama Prabowo di Tengah Ketidakpastian Global

Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemandirian pangan dan energi adalah fondasi penting agar Indonesia tidak mudah terguncang oleh situasi dunia.

Baca Juga: 5 Sinyal Bahaya dari WALHI! Banjir–Longsor Sumatera dan Kewajiban Negara Menggugat Pengusaha

Dalam pidatonya di HUT ke-61 Partai Golkar, ia menekankan bahwa ketergantungan impor membuat negara rapuh ketika terjadi gejolak internasional.

Ia mengingatkan bahwa situasi global saat ini tidak ideal, terutama karena meningkatnya konflik antarnegara.

Halaman:

Tags

Terkini