Prabowo menegaskan bahwa bencana bukan sekadar musibah, tetapi juga ujian yang menunjukkan apakah negara cukup tangguh menghadapi kondisi ekstrem.
“Bencana ini ya, sekali lagi adalah musibah. Tapi, di sisi lain, ini menguji kita dan Alhamdulillah kita kuat, kita mengatasi masalah dengan kita sendiri,” tuturnya.
Dari situ, ia menyoroti perlunya infrastruktur energi yang lebih tahan bencana dan respons darurat yang lebih cepat.
BBM untuk Lokasi Bencana Harus Diamankan dengan Segala Cara
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah menjadikan distribusi BBM di wilayah terdampak sebagai prioritas utama.
Ia menyebut bahwa bantuan untuk daerah yang terisolasi harus dipastikan tiba, meski jalur darat masih banyak yang terputus.
“Kita sekarang prioritas bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang diperlukan, terutama BBM yang sangat penting,” ujarnya saat meninjau Tapanuli Tengah.
Selain BBM, akses listrik juga menjadi fokus pemulihan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal.
“Listrik sebentar lagi saya kira bisa kita buka semuanya. Ada beberapa desa tadi yang terisolasi, Insya Allah bisa kita tembus,” tambahnya.
Prabowo mengatakan bahwa kapal besar kini sudah mampu merapat ke Sibolga, mempercepat suplai logistik ke wilayah bencana.
Ia memastikan pemerintah melakukan segala upaya untuk mengatasi jalur yang terputus dan kendala distribusi lain di Sumatera.
Langkah ini, katanya, adalah bentuk tanggung jawab negara untuk hadir di momen paling sulit bagi warganya.***
Artikel Terkait
DevFest Bandung 2025 Pecah! 2 Ribu Peserta Padati Auditorium, AI dan Cloud Jadi Bintang Utama Seharian Penuh
Penyitaan Dianggap Melawan Hukum, Jaga Marwah Gugat Satgas BLBI dan Minta KPK Turun Tangan
Epy Kusnandar Tutup Usia! Sorotan Kehidupan Sederhana, Cinta Kuat, dan Perjuangan yang Menginspirasi Banyak Orang
Dari Evakuasi Korban hingga Kelangkaan Beras, Potret Lengkap Krisis Longsor dan Banjir Tapteng!
Dari Engineer Migas 5 Hari Tak Tidur hingga Menkeu Terbaik, Begini Perjalanan Liar Purbaya Yudhi Sadewa!