Perang Dunia Berdampak ke Harga BBM? Prabowo Ungkap Pentingnya Kemandirian Energi dalam Situasi Global Tak Stabil

photo author
- Minggu, 7 Desember 2025 | 05:24 WIB
Perang Dunia Berdampak ke Harga BBM? Prabowo Ungkap Pentingnya Kemandirian Energi dalam Situasi Global Tak Stabil (Presiden Prabowo menyinggung soal swasembada pangan dan energi, termasuk keuntungan sawit saat pidato di HUT Partai Golkar. (Instagram/presidenrepublikindonesia))
Perang Dunia Berdampak ke Harga BBM? Prabowo Ungkap Pentingnya Kemandirian Energi dalam Situasi Global Tak Stabil (Presiden Prabowo menyinggung soal swasembada pangan dan energi, termasuk keuntungan sawit saat pidato di HUT Partai Golkar. (Instagram/presidenrepublikindonesia))

“Dimana-mana ada perang, kalau terjadi perang, berlanjut ke Eropa, dampaknya ke kita juga,” ucapnya.

Menurutnya, bila perang meluas, akses impor bisa terhenti dan Indonesia akan kesulitan mendapatkan BBM maupun bahan pangan strategis.

Kondisi itu juga bisa membuat harga meningkat tajam, sehingga daya beli masyarakat ikut tertekan.

Itulah alasan mengapa Prabowo berulang kali menyuarakan urgensi swasembada sebagai strategi keamanan nasional, bukan sekadar program pembangunan biasa.

Baca Juga: Bencana Belum Usai, Bupati Justru Umrah, 6 Fakta yang Bikin Netizen Mengelus Dada

Ketergantungan Impor Dinilai Berisiko Tinggi dalam Situasi Perang

Prabowo memberikan contoh konkret tentang bagaimana konflik global dapat berdampak langsung pada Indonesia.

Transportasi dunia yang terganggu membuat rantai pasok impor menjadi tidak stabil, terutama untuk energi dan pangan.

“Kalau kita tergantung impor, kita nggak mampu bayar nanti harga BBM,” ujarnya dalam pidato tersebut.

Ia menyebut bahwa perang dapat memutus jalur suplai, menaikkan ongkos logistik, hingga memaksa Indonesia membeli energi dengan harga tak masuk akal.

Prabowo memperingatkan bahwa kondisi seperti ini dapat memicu krisis nasional jika negara tidak memiliki cadangan dan kemampuan produksi dalam negeri.

Situasi itu, katanya, harus menjadi alarm bagi semua pemangku kebijakan untuk mempercepat program kemandirian energi.

Baca Juga: BRI Perkuat Komitmen ESG Lewat Aksi Tanam Pohon dan Bantuan Sosial untuk Warga Sekitar

Indonesia tidak boleh sekadar menunggu gejolak global mereda, melainkan harus mempersiapkan diri menghadapi skenario terburuk.

Pesan itu disampaikan sebagai bentuk antisipasi agar bangsa tidak terlambat bertindak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X