KLIK SAJA - Cuaca ekstrem kembali menunjukkan sisi paling kerasnya.
Dalam dua hari beruntun, empat kabupaten di Sumatera Utara Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan dihantam banjir dan longsor hampir bersamaan.
Rangkaian bencana ini bukan hanya memutus jalan dan merusak rumah, tapi juga mengganggu penghidupan ribuan warga yang tidak sempat bersiap.
Sibolga Dilanda Banjir dan Longsor Berhari-hari
BNPB mencatat bahwa hujan deras lebih dari dua hari membuat sejumlah kelurahan di Sibolga terendam dan tertimbun.
Baca Juga: Cek Kalender! Desember 2025 Punya Long Weekend Panjang, Ini Rincian Tanggal Merahnya
Wilayah banjir mencakup Kelurahan Angin Nauli, Aek Muara Pinang, Aek Habil, Pasar Belakang, hingga Pasar Baru.
Arus air bahkan menyeret rumah, kendaraan, dan membawa material lumpur, batang pohon, hingga puing bangunan.
Longsor juga menerjang banyak titik seperti Angin Nauli, Simare-mare, Sibolga Hilir, hingga Pancuran Kerambil.
Satu warga mengalami luka-luka dan beberapa jalan putus, membuat mobilisasi warga terganggu.
Di Tapanuli Selatan, Delapan Warga Meninggal dan Ribuan Mengungsi
Dampak terparah muncul dari Tapanuli Selatan.
BNPB mencatat: