KLIK SAJA - Dugaan keterlibatan keluarga ayah tiri Alvaro mencuat setelah Sayem sang nenek, mendapati alibi yang terasa tidak wajar.
Tetangga sempat mencium bau menyengat dari rumah pelaku, namun adik sang ayah tiri memberi alasan yang terdengar mengada-ada.
"Katanya bukan, itu mah bangkai anjing. Jadi keluarganya terlibat semua,"ujar Sayem.
Dari pengakuan ini, Sayem meyakini ada pihak keluarga lain yang mengetahui lebih banyak dari apa yang mereka katakan.
Baca Juga: Redenominasi Rupiah Muncul Lagi, Urgen atau Sekadar Wacana Lama yang Diangkat Ulang?
Bagi keluarga korban, alibi tersebut bukan hanya janggal, tetapi menimbulkan kecurigaan tentang upaya menutupi sesuatu.
Reaksi ini memicu kembali sorotan publik terhadap dinamika keluarga pelaku.
Pencarian Panjang Delapan Bulan Berakhir Tragis di Kali Cilalay
Hilang sejak Maret 2025, kasus Alvaro sempat tenggelam dari pemberitaan sebelum akhirnya mencuat kembali.
Polisi memastikan jasad anak itu ditemukan telah menjadi kerangka di Kali Cilalay, Bogor, Jawa Barat.
Proses identifikasi masih harus melalui pemeriksaan DNA, tetapi kondisi temuan memperkuat dugaan bahwa jasad tersebut memang Alvaro.
Tubuhnya ditemukan dibungkus plastik dan diikat ke pohon agar tidak terbawa arus—a detail yang membuat publik semakin sesak napas.
Penemuan ini sekaligus menutup pencarian panjang keluarga, meski bukan akhir yang mereka harapkan.
Artikel Terkait
Dari Bandara hingga Wajib Lapor, Bagaimana Status Tersangka Mengubah Ruang Gerak Roy Suryo dan 7 Orang Lainnya
Erupsi Semeru Reda Tantangan Distribusi Bantuan Justru Menguat, Ini Kata Pemkab Lumajang
Gibran’s Black Paper, Ketika Roy Suryo Membuka Bab Baru dalam Drama Politik Tanah Air
Setelah Ledakan SMAN 72, Kemensos Siapkan Trauma Healing dan Kerja Sama Deradikalisasi di Sekolah
Dari GOR Desa Sadananya ke Grup WhatsApp Jurnalis, Ledakan Arogansi Kades yang Bikin Heboh Jawa Barat