Anjing Pitbull yang Serang Anak 9 Tahun di Bandung Dikarantina: Begini Nasib Keduanya Setelah Dievakuasi SARC

photo author
- Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:46 WIB
Anjing Pitbull yang Serang Anak 9 Tahun di Bandung Dikarantina: Begini Nasib Keduanya Setelah Dievakuasi SARC (Anjing pitbull yang gigit anak perempuan di Bandung dikarantina. (Instagram/sarc_subang))
Anjing Pitbull yang Serang Anak 9 Tahun di Bandung Dikarantina: Begini Nasib Keduanya Setelah Dievakuasi SARC (Anjing pitbull yang gigit anak perempuan di Bandung dikarantina. (Instagram/sarc_subang))

B menjalani perawatan di Rumah Sakit Welas Asih setelah mendapatkan serangan di bagian kepala dan telinga.

Korban juga dilaporkan harus menjalani operasi pada bagian telinga dan mendapatkan 27 jahitan.

Kondisi korban menjadi perhatian keluarga dan masyarakat setelah insiden tersebut terjadi.

Sementara proses terhadap kedua anjing berjalan, penanganan medis terhadap korban juga terus dilakukan.

Penanganan Anjing Kini Berlanjut di Tempat Rehabilitasi

Dengan diserahkannya kedua pitbull kepada Yayasan Rumah Singgah Clow, penanganan terhadap hewan tersebut memasuki tahap berikutnya.

Baca Juga: Cek Dulu Sebelum Berangkat! Jadwal KM Tidar Periode 1 - 7 September 2026 Rute Makassar - Bau-Bau - Kupang - Surabaya - Jakarta

Kedua anjing tidak lagi ditempatkan di rumah pemilik ataupun lingkungan pemukiman warga.

SARC bersama pihak terkait sebelumnya telah memastikan proses evakuasi berjalan dengan lancar.

Untuk sementara, fokus penanganan adalah memastikan kedua anjing berada di tempat yang aman dan dapat memperoleh rehabilitasi.

Perkembangan mengenai kondisi serta hasil rehabilitasi kedua pitbull masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak yang menangani.

Kasus ini pun masih menjadi perhatian karena berkaitan dengan keselamatan warga dan kondisi korban yang sedang menjalani perawatan.

Dua anjing pitbull yang terlibat dalam insiden serangan terhadap anak sembilan tahun di Bandung kini telah dievakuasi dan dikarantina.

Setelah diamankan, kedua anjing tersebut diserahkan kepada Yayasan Rumah Singgah Clow untuk menjalani rehabilitasi.

Langkah tersebut dilakukan setelah polisi, aparat setempat, dan tim penyelamat hewan berkoordinasi untuk memastikan anjing tidak kembali ke lingkungan pemukiman.

Sementara itu, pemilik anjing disebut kooperatif dan bersedia bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X