Pendaki 16 Tahun Tewas di Puncak Sejati Gunung Sumbing, Terpisah dari Rekan Saat Turun dan Ditemukan SAR di Jurang

photo author
- Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42 WIB
Pendaki 16 Tahun Tewas di Puncak Sejati Gunung Sumbing, Terpisah dari Rekan Saat Turun dan Ditemukan SAR di Jurang (Seorang pendaki yang masih pelajar tewas usai terjatuh ke jurang area Puncak Sejati Gunung Sumbing. (Instagram/kantorsar_semarang))
Pendaki 16 Tahun Tewas di Puncak Sejati Gunung Sumbing, Terpisah dari Rekan Saat Turun dan Ditemukan SAR di Jurang (Seorang pendaki yang masih pelajar tewas usai terjatuh ke jurang area Puncak Sejati Gunung Sumbing. (Instagram/kantorsar_semarang))

KLIK SAJA - Pendakian Gunung Sumbing melalui jalur Banaran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, berakhir tragis bagi Dude Kurniawan Pasha (16).

Pendaki asal Colomadu, Karanganyar tersebut ditemukan meninggal dunia setelah terpisah dari dua rekannya ketika perjalanan turun dari kawasan Puncak Sejati.

Korban sebelumnya mendaki dengan konsep tektok atau pergi dan kembali tanpa bermalam di gunung.

Pencarian dilakukan tim SAR gabungan setelah korban tidak kunjung kembali ke Basecamp Banaran.

Korban akhirnya ditemukan pada Minggu, 23 Agustus 2026 di sebuah jurang dengan kedalaman sekitar 150 meter.

Tiga Pendaki Tiba di Basecamp Gunung Sumbing

Dude Kurniawan Pasha melakukan pendakian Gunung Sumbing bersama dua orang rekannya pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Rp3,5 Miliar Terungkap, Ini Penjelasan Pengacara soal Pinjaman yang Berubah Menjadi Kerja Sama

Ketiganya memilih jalur pendakian melalui Banaran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Mereka tiba di Basecamp Gunung Sumbing via Banaran sekitar pukul 21.30 WIB.

Setelah beristirahat di basecamp, rombongan bersiap melanjutkan perjalanan menuju kawasan Puncak Sejati.

Pendakian tersebut direncanakan menggunakan pola tektok sehingga ketiganya tidak bermaksud menginap di gunung.

Rombongan kemudian mulai melakukan pendakian sekitar pukul 23.30 WIB.

“Rombongan berangkat dari basecamp dalam kondisi fisik sehat untuk melakukan pendakian menuju Puncak Sejati,” ujar Totok kepada awak media pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Korban Melanjutkan Pendakian hingga Puncak Sejati

Dalam perjalanan menuju Puncak Sejati, tiga pendaki tersebut kemudian tidak lagi berjalan dalam satu kelompok utuh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X