Pendaki 16 Tahun Tewas di Puncak Sejati Gunung Sumbing, Terpisah dari Rekan Saat Turun dan Ditemukan SAR di Jurang

photo author
- Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42 WIB
Pendaki 16 Tahun Tewas di Puncak Sejati Gunung Sumbing, Terpisah dari Rekan Saat Turun dan Ditemukan SAR di Jurang (Seorang pendaki yang masih pelajar tewas usai terjatuh ke jurang area Puncak Sejati Gunung Sumbing. (Instagram/kantorsar_semarang))
Pendaki 16 Tahun Tewas di Puncak Sejati Gunung Sumbing, Terpisah dari Rekan Saat Turun dan Ditemukan SAR di Jurang (Seorang pendaki yang masih pelajar tewas usai terjatuh ke jurang area Puncak Sejati Gunung Sumbing. (Instagram/kantorsar_semarang))

Setelah melakukan penyisiran di sekitar kawasan Puncak Sejati, petugas akhirnya menemukan keberadaan korban.

Dude ditemukan di sebuah jurang yang berada di sekitar kawasan Puncak Sejati.

Kedalaman jurang tempat korban ditemukan diperkirakan mencapai sekitar 150 meter.

Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Proses evakuasi kemudian dilakukan untuk membawa jenazah korban menuju Basecamp Banaran.

“Pukul 13.20 WIB, korban ditemukan di jurang sekitar Puncak Sejati dengan kedalaman sekitar 150 meter dalam kondisi meninggal dunia (MD),” tulis keterangan dalam unggahan BPBD Temanggung, dikutip pada Senin, 24 Agustus 2026.

Jenazah Dievakuasi dan Dibawa ke Rumah Sakit

Setelah ditemukan, tim SAR gabungan langsung melakukan proses evakuasi dari lokasi korban berada.

Baca Juga: Kirim Bantuan Gempa NTT Gratis Lewat Kapal Pelni, Ini Syarat dan Posko Pengirimannya

Proses tersebut dilakukan untuk membawa jenazah dari kawasan jurang menuju Basecamp Banaran.

Jenazah korban kemudian berhasil tiba di basecamp pada Minggu, 23 Agustus 2026 siang.

Dari basecamp, korban selanjutnya dibawa menuju RSUD Kabupaten Temanggung.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pendaki mengenai risiko perjalanan di kawasan pegunungan, khususnya ketika melewati jalur yang tidak dikenali.

Tim SAR juga mengingatkan pendaki untuk mempersiapkan kondisi fisik, memahami karakteristik jalur, membawa perlengkapan keselamatan, tetap bersama rombongan, dan tidak mengambil jalur yang belum dikenal.

“Setelah proses evakuasi, korban tiba di Basecamp Banaran pukul 13.40 WIB dan selanjutnya dibawa ke RSUD Kabupaten Temanggung,” imbuhnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X