KLIK SAJA - Pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Barat menjadi perhatian setelah muncul laporan mengenai dugaan pengelolaan dalam jumlah besar oleh satu yayasan.
Sejumlah informasi yang diperoleh masih berada pada tahap penelusuran dan belum seluruhnya terverifikasi.
Redaksi juga menyatakan masih membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan.
Penelusuran Dilakukan Langsung ke Kantor Yayasan
Tim redaksi mendatangi kantor Yayasan Amanah Puri Annisa di Jalan Merkuri Tengah Nomor 6, Margahayu Raya, Kota Bandung, pada Kamis, 9 Juli 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meminta penjelasan mengenai informasi yang beredar terkait pengelolaan SPPG.
Saat itu Ketua Yayasan, Neni, tidak berada di lokasi sehingga belum dapat dimintai keterangan secara langsung.
Kepala SPPG bernama Rijki juga tidak dapat ditemui ketika penelusuran berlangsung.
Karena belum bertemu dengan pengurus, redaksi kemudian memperoleh keterangan awal dari pegawai yang berada di kantor yayasan.
Seluruh informasi tersebut masih menjadi bagian dari proses penelusuran.
Keterangan Pegawai Mengenai Jumlah Titik SPPG
Keterangan diperoleh dari Andin yang disebut bertugas sebagai ahli gizi, Entin yang menangani administrasi keuangan, dan Jejen yang bertugas sebagai petugas keamanan.
Berdasarkan pengetahuan mereka, yayasan tersebut sebelumnya mengelola sekitar 200 titik SPPG.
Artikel Terkait
Kabar Sulut – Malut! Cek Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 59 Per 9 – 19 Juli 2026 Rute Pagimana – Gorontalo – Banggai – Bobong – Bitung – Falabisahaya
Kasus Dugaan Pembakaran Santri di NTB Berlanjut, Berikut 5 Perkembangan yang Kini Terungkap
Kabar Pencari Kerja! Ikutilah Job Fair Kuningan 2026 Pada 15 Juli, Catat Info Pentingnya!
Rencana Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis di Jakarta Selama 5 Hari saat HUT ke-500
Kabar Nusa Tenggara! Cek Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 55 Edisi 10 – 18 Juli Rute Kupang – Wulandoni – Maumere – Marapokot – Labuan Bajo