Program MBG diharapkan bukan menjadi pelaksanaan ‘main-main’ hingga sampai sebabkan banyak pelajar yang keracunan.
Maka dari itu harus disegerakan evaluasi, agar supaya tidak timbul korban keracunan lagi.
Jika sukses, langkah ini bisa menjadi model baru dalam pemenuhan gizi anak-anak Indonesia—bukan hanya aman, tapi juga berbasis komunitas.***