KLIK SAJA - Program Makan Bergizi Gratis yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dirasakan manfaatnya oleh siswa-siswa di Papua Pegunungan, termasuk di SMKN 1 Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Dalam sebuah video yang diposting di akun Instagram @bandung.banget pada Rabu (16/1), terlihat para siswa sedang menikmati makanan yang terdiri dari nasi, lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan. Mereka menyatakan bahwa makanan tersebut memiliki rasa yang lezat.
“Kasih habis eh, enak tidak? Selamat makan anak,” ucap seorang perempuan yang merekam video itu.
“Enak,” jawab salah satu siswa.
Baca Juga: PBNU Angkat Bicara Soal Usulan Zakat Bantu Danai Makan Bergizi Gratis: Hati-hati
"Terima kasih Bapak Presiden Prabowo," ungkap siswa lainnya.
Banyak warganet yang merespons positif video viral tersebut dan mengapresiasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, khususnya di daerah Papua.
"Sampe sana aja udah bersyukur aman terkendali ????. _Good_ lah semoga bener bener membantu," tulis akun @anggrisstarbus.
"Alhamdulillah, sudah sampe ke Papua juga makanan bergizi gratis ????????," ungkap akun @nidyatriarum.
"Lihatnya pada bahagia, alhamdulillah jadi ikut bahagia juga," tulis akun @ameyleonita21
"Sasaran yang tepat ????❤️ memberikan makanan gratis seperti ini ????," kata akun @rikiki31rikiki.
Dalam keterangan video tersebut juga diketahui bahwa Yahukimo tercatat sebagai daerah dengan angka stunting tertinggi di Indonesia, di mana prevelansi stuntingnya mencapai 53,3%.
Selain itu, wilayah Yakuhimo juga pernah dilanda bencana kelaparan akibat kegagalan panen selama beberapa bulan berturut-turut akibat curah hujan tinggi.
Artikel Terkait
Banyak Iklan Judol di Meta Akibat Tak Ada Regulasi Aturan Sosmed dari Pemerintah: Tegur Wadahnya, Tegur Meta!
Menyoal Iring-iringan RI-36 Milik Raffi Ahmad, Pejabat di Negara Eropa Ini Justru Dilarang Punya Mobil Dinas!
Sama-sama Mabuk, Oknum TNI Tikam 2 Warga di Semarang Pelaku Serahkan Diri ke Polisi
Pasutri Pengemis Nge-fly Lem Lalu Aniaya Anak Balitanya Hingga Tewas Cuma Gegara Muntah di Teras Minimarket
Siswa SD di Medan Dihukum Belajar di Lantai Oleh Gurunya Karena Nunggak SPP Rp180 Ribu