Viral Video Makan Bergizi Gratis di Papua Pegunungan, Warganet: Alhamdulillah Sampai Juga

photo author
- Jumat, 17 Januari 2025 | 05:11 WIB
Viral Video Makan Bergizi Gratis di Papua Pegunungan, Warganet: Alhamdulillah Sampai Juga (Tangkapan Layar Instagram)
Viral Video Makan Bergizi Gratis di Papua Pegunungan, Warganet: Alhamdulillah Sampai Juga (Tangkapan Layar Instagram)

KLIK SAJA - Program Makan Bergizi Gratis yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dirasakan manfaatnya oleh siswa-siswa di Papua Pegunungan, termasuk di SMKN 1 Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Dalam sebuah video yang diposting di akun Instagram @bandung.banget pada Rabu (16/1), terlihat para siswa sedang menikmati makanan yang terdiri dari nasi, lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan. Mereka menyatakan bahwa makanan tersebut memiliki rasa yang lezat.

“Kasih habis eh, enak tidak? Selamat makan anak,” ucap seorang perempuan yang merekam video itu.

“Enak,” jawab salah satu siswa.

Baca Juga: PBNU Angkat Bicara Soal Usulan Zakat Bantu Danai Makan Bergizi Gratis: Hati-hati

"Terima kasih Bapak Presiden Prabowo," ungkap siswa lainnya.

Banyak warganet yang merespons positif video viral tersebut dan mengapresiasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, khususnya di daerah Papua.

"Sampe sana aja udah bersyukur aman terkendali ????. _Good_ lah semoga bener bener membantu," tulis akun @anggrisstarbus.

"Alhamdulillah, sudah sampe ke Papua juga makanan bergizi gratis ????????," ungkap akun @nidyatriarum.

Baca Juga: Journalism 360 Promedia di Kota Medan Siap Digelar 22-23 Januari 2025: Mahasiswa hingga Pengusaha Media Jangan Sampai Ketinggalan!

"Lihatnya pada bahagia, alhamdulillah jadi ikut bahagia juga," tulis akun @ameyleonita21

"Sasaran yang tepat ????❤️ memberikan makanan gratis seperti ini ????," kata akun @rikiki31rikiki.

Dalam keterangan video tersebut juga diketahui bahwa Yahukimo tercatat sebagai daerah dengan angka stunting tertinggi di Indonesia, di mana prevelansi stuntingnya mencapai 53,3%.

Selain itu, wilayah Yakuhimo juga pernah dilanda bencana kelaparan akibat kegagalan panen selama beberapa bulan berturut-turut akibat curah hujan tinggi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Sumber: RIlis Promedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X