Energi angin telah digunakan selama ribuan tahun, namun terkini teknologi energi angin telah berkembang untuk memaksimalkan listrik yang dihasilkan oleh turbin.
Meskipun kecepatan rata-rata angin sangat bervariasi di berbagai lokasi, potensi energi terbarukan melalui tenaga angin dapat melebihi produksi listrik secara global.
Bahkan, terdapat potensi yang cukup besar untuk memungkinkan penyebaran energi angin yang signifikan bagi suatu negara.
Tenaga Air
Energi terbarukan yang berasal dari tenaga air memanfaatkan energi air yang mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah.
Baca Juga: Mitos Tentang Kehamilan yang Banyak Dipercaya Orang Padahal Menyesatkan
Tenaga air dapat dihasilkan dari waduk dan sungai.
Waduk pembangkit listrik dari tenaga air itu memiliki banyak kegunaan seperti menyediakan air minum, air untuk irigasi, pengendalian banjir dan kekeringan, serta pasokan energi.
Sumber energi terbarukan terbesar di sektor kelistrikan juga berasal dari tenaga air.
Keunggulannya, tenaga air bergantung pada pola curah hujan yang umumnya stabil.
Baca Juga: Ketika Persahabatan Harus Berakhir, Apa Yang Harus Dilakukan?
Energi Panas Bumi
Energi terbarukan yang berasal dari panas bumi memanfaatkan energi termal dari dalam bumi.
Panas yang diambil dapat menggunakan sejumlah media, salah satunya dengan sumur.
Panas bumi yang secara alami disebut reservoir hidrotermal, dan ada juga panas bumi yang ditingkatkan dengan stimulasi hidrolik.