Active listening membutuhkan perhatian penuh dan kehadiran mental dari orang tua.
Ketika kamu tidak fokus atau terdistraksi oleh hal lain (misalnya, ponsel, pekerjaan, atau pikiranmu sendiri), anak akan merasa tidak penting dan tidak didengarkan.
Ini bisa merusak hubungan orang tua dan anak dan membuat anak enggan untuk berbagi denganmu di masa depan.
Anak-anak, terutama yang lebih kecil, sangat peka terhadap bahasa tubuh dan perhatian orang tua mereka.
Jika kamu berbicara sambil melihat ponsel, mengerjakan pekerjaan rumah, atau melamun, anak akan merasa bahwa kamu tidak benar-benar tertarik dengan apa yang mereka katakan.
Bahkan, mereka mungkin akan merasa bahwa kamu lebih menghargai hal lain daripada mereka.
Sebagai contoh, jika anakmu mencoba bercerita tentang hari yang mereka alami di sekolah saat kamu sedang sibuk memeriksa email di ponselmu, mereka mungkin akan merasa diabaikan dan berhenti bercerita.
Respons yang lebih baik adalah dengan menghentikan sejenak apa yang sedang kamu lakukan, menatap mata anakmu, dan memberikan perhatian penuh saat mereka berbicara.
Tunjukkan minatmu melalui bahasa tubuh, seperti mengangguk, tersenyum, atau mengajukan pertanyaan yang relevan.
Ini akan membuat anak merasa dihargai dan didengarkan.
Ciptakan momen khusus untuk berbicara dengan anak-anakmu tanpa gangguan.
Matikan televisi, letakkan ponselmu, dan fokuslah sepenuhnya pada interaksi dengan mereka.
Meskipun hanya beberapa menit, waktu berkualitas seperti ini akan memiliki dampak yang besar dalam mempererat hubungan dan membangun kepercayaan.
Menjadi pendengar yang baik berarti hadir secara fisik dan mental saat anak berbicara.
Hindari distraksi dan berikan perhatian penuhmu kepada mereka.
Artikel Terkait
3 Aktivitas Seru untuk Meningkatkan Hubungan Emosional antara Ibu dan Anak
3 Alasan Utama Mengapa Komunikasi Terbuka Penting untuk Mencegah Trust Issue pada Anak
3 Tips untuk Ibu Muda dalam Membangun Kepercayaan Anak Sejak Dini
3 Tips Memilih Lingkungan yang Mendukung Pertumbuhan Diri Sebagai Wanita Bernilai Tinggi
3 Cara Membangun Jaringan Sosial yang Kuat untuk Wanita Bernilai Tinggi
3 Alasan Utama Mengapa Kepercayaan Diri Penting untuk Menjadi Wanita Bernilai Tinggi
3 Kebiasaan Sehari-hari untuk Meningkatkan Nilai Diri Sebagai Wanita
Panduan Lengkap Menjadi Wanita Bernilai Tinggi: Langkah Awal yang Harus Diketahui
3 Alasan Utama Mengapa Active Listening Penting untuk Pertumbuhan Anak
3 Panduan Lengkap untuk Menerapkan Active Listening dalam Parenting Sehari-hari