3 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menerapkan Active Listening dalam Parenting

photo author
- Sabtu, 21 Juni 2025 | 05:40 WIB
3 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menerapkan Active Listening dalam Parenting (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)
3 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menerapkan Active Listening dalam Parenting (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

Ketika anak bercerita, seringkali yang mereka butuhkan hanyalah didengarkan dan dipahami, bukan langsung diberikan solusi.

Dengan terburu-buru memberikan nasihat, kamu mungkin melewatkan kesempatan untuk benar-benar memahami perspektif anak dan membuat mereka merasa bahwa kamu tidak cukup menghargai kemampuan mereka untuk mencari solusi sendiri.

Sebagai contoh, bayangkan anakmu pulang dari sekolah dengan wajah murung dan bercerita bahwa dia bertengkar dengan sahabatnya.

Respons yang kurang tepat adalah langsung mengatakan, "Sudah, jangan sedih. Besok juga baikan lagi. Kamu harusnya minta maaf duluan."

Respons yang lebih baik dan mencerminkan active listening adalah dengan mengatakan, "Oh, kamu lagi sedih ya karena bertengkar sama sahabatmu? Cerita dong, kenapa bisa begitu?"

Dengan memberikan ruang bagi anak untuk mengungkapkan perasaannya dan menceritakan kronologinya, kamu menunjukkan bahwa kamu benar-benar tertarik dan peduli dengan apa yang mereka alami.

Setelah anak selesai bercerita, kamu bisa merefleksikan perasaannya dengan mengatakan, "Jadi, kamu merasa kecewa dan marah ya karena dia melakukan itu?"

Dengan memvalidasi emosi anak, kamu membuat mereka merasa didengar dan dipahami.

Memberikan solusi atau nasihat bisa dilakukan nanti, jika memang anak memintanya atau jika kamu merasa perlu memberikan panduan setelah mereka merasa didengarkan.

Hindari kebiasaan untuk selalu "mengajari" atau "mengoreksi" setiap kali anak berbicara.

Fokuslah terlebih dahulu untuk benar-benar mendengarkan anak dan memahami perspektif mereka.

Ini adalah salah satu tips active listening anak yang sangat penting.

2. Memberikan Penilaian atau Menghakimi

Kesalahan kedua yang sering terjadi dalam penerapan active listening dalam parenting adalah memberikan penilaian atau menghakimi apa yang dikatakan atau dirasakan anak.

Active listening membutuhkan ruang yang aman dan tanpa penghakiman agar anak merasa nyaman untuk berbagi secara terbuka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Vicky Hayden Alzaini

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X