Mengenal Variasi Menu Nasi Goreng di Asia Tenggara

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 15 Desember 2024 | 15:26 WIB
ilustrasi nasi goreng Asia Tenggara (freepik)
ilustrasi nasi goreng Asia Tenggara (freepik)

KLIK SAJA – Siapa yang tak menyukai Nasi Goreng, hidangan sederhana namun memiliki penggemar kuliner hampir di seluruh dunia.

Secara teknis, hidangan ini memang berakar dari Tiongkok, tetapi perkembangannya menjadi ciri khas atau ‘signature’ makanan peranakan di Asia Tenggara, ketimbang negeri asalnya.

Pada artikel ini kita mengenal variasi beberapa menu Nasi Goreng yang ada di Asia Tenggara, yuk kita kepoin.

Nasi Goreng Bawang Putih Sinangag - Filipina

Nasi Goreng Bawang Sinagag khas Filipina
Nasi Goreng Bawang Sinagag khas Filipina (Greedy Panda)

Seperti kebanyakan resep nasi goreng, hidangan dari kepulauan Filipina ini kerap menggunakan nasi sisa.

Dipenuhi dengan potongan bawang putih yang harum, nasi goreng ala Filipina ini menjadi lauk yang lezat dan mengenyangkan untuk sarapan atau makanan apa pun sepanjang hari.

Bahan-bahannya jelas mengandung banyak bawang putih dengan tambahan kecap asin dan terkadang kacang polong dan/atau jagung.

Nasi ini juga cocok untuk disandingkan dengan 'silog' (makanan khas Filipina).

Silog dapat dibuat dari telur goreng "telur mata sapi" yang dapat disajikan dengan berbagai macam lauk atau  ulam , sering juga digoreng, dan biasanya hidangan daging seperti  tapa , longganisa  , atau ham.

Nama hidangan daging yang menyertainya menentukan nama portmanteau dari  silog ; misalnya, tiga yang pertama akan dikenal sebagai  tapsilog , longsilog, dan hamsilog.

Khao Pad Sapparod - Thailand

Tampilan Khao Pad Sapparod
Tampilan Khao Pad Sapparod (Greedy Panda)

Nasi goreng versi Thailand akan membuat mata terbelalak saat disajikan di meja dibandingkan dengan variasi nasi goreng biasa yang tampak lebih polos.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Tags

Rekomendasi

Terkini

X