Minyak telah lama membentuk geopolitik Timur Tengah. Episode Pulau Kharg menunjukkan bahwa hal itu masih berlaku.
Di balik retorika basi penangkalan dan keamanan, terdapat imperatif imperial yang sudah dikenal: menjaga agar minyak tetap mengalir dengan harga tinggi menguntungkan perusahaan AS.***