Ini bukan kali pertama pemimpin Amerika Serikat tersebut menyerang Sadiq Khan.
Pada 2019, Trump menyebut wali kota London—yang kembali terpilih untuk masa jabatan ketiganya pada 2024—sebagai seorang “pecundang kelas kakap.”
Di masa lalu, Trump bahkan pernah menantang Khan untuk mengikuti tes IQ dan mengkritik penanganannya terhadap serangan di Jembatan London pada 2017.
Pada Juli lalu, saat berkunjung ke Skotlandia, Trump menyebut Sadiq Khan sebagai “orang jahat” yang telah “melakukan pekerjaan yang sangat buruk.”
Dalam kesempatan yang sama, ketika duduk di samping Trump, Perdana Menteri Sir Keir Starmer langsung menengahi dan membela Sadiq Khan dengan mengatakan: “Sebenarnya, dia itu teman saya.”
Awal bulan ini pula, Trump sempat mengatakan bahwa ia “tidak menginginkan” kehadiran Sadiq Khan dalam jamuan kenegaraan yang diselenggarakan Raja di Kastil Windsor.
Berbicara kepada wartawan di pesawat Air Force One dalam perjalanan kembali ke AS usai kunjungan kenegaraan, Trump menggambarkan Khan sebagai “salah satu wali kota terburuk di dunia.”
Sadiq Khan memang tidak hadir dalam jamuan kenegaraan tersebut, dan ia memahami bahwa dirinya tidak diundang serta memang tidak mengharapkan undangan.***