Paus Leo XIV juga menilai situasi ini “sangat serius”.
Sehari sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, telah memperingatkan para pemimpin Hamas di luar negeri bahwa mereka akan “dilenyapkan” dan Gaza “dihancurkan” bila kelompok itu tidak melepaskan sandera dan menyerahkan senjata.
Sejak 23 bulan terakhir, Israel telah membunuh banyak pemimpin Hamas, termasuk Ismail Haniyeh dalam sebuah ledakan di Iran pada Juli 2024, dan Yahya Sinwar yang tewas pada Oktober 2024 di Gaza.
Perang ini berawal dari serangan Hamas ke Israel selatan pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik 251 lainnya.
Sejak saat itu, menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas, sedikitnya 64.605 orang telah tewas akibat serangan Israel di wilayah tersebut.***