internasional

WHO Mengutuk Serangan Israel Pada Fasilitas Kesehatan di Gaza Tengah

Selasa, 22 Juli 2025 | 21:46 WIB
Serangan Israel pada fasilitas kesehatan di Gaza Tengah (Reuters)

KLIK SAJA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa serangan Israel di wilayah Gaza tengah telah menghambat upaya mereka untuk terus bekerja, setelah fasilitas mereka menjadi sasaran serangan.

Lembaga PBB tersebut menuduh pasukan Israel menyerang tempat tinggal staf WHO di kota Deir al-Balah pada hari Senin lalu, serta memperlakukan secara buruk orang-orang yang berlindung di sana.

Parahnya, gudang utama WHO juga turut diserang dan dihancurkan.

WHO menyebutkan bahwa salah satu stafnya yang ditahan oleh pasukan Israel saat penggerebekan di tempat tinggal tersebut masih berada dalam tahanan dan menuntut agar segera dibebaskan.

Militer Israel mengatakan bahwa mereka telah menahan "beberapa individu yang diduga terlibat dalam kegiatan terorisme" di daerah tersebut, dan menyatakan bahwa sebagian besar dari mereka telah dibebaskan.

Operasi darat besar pertama Israel di Deir al-Balah sejak dimulainya perang telah menyebabkan puluhan ribu warga sipil mengungsi, di tengah peringatan akan krisis kelaparan yang parah.

Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas melaporkan pada Selasa bahwa 33 orang, termasuk 12 anak-anak, telah meninggal dunia akibat kekurangan gizi dalam 48 jam terakhir di seluruh wilayah.

PBB juga menyatakan telah menerima semakin banyak laporan tentang anak-anak dan orang dewasa yang menderita kekurangan gizi dan memperingatkan bahwa "jalur hidup terakhir yang membuat orang tetap bertahan kini tengah runtuh."

Pada hari Minggu, militer Israel memerintahkan evakuasi segera terhadap enam blok kota di bagian selatan Deir al-Balah, dengan peringatan bahwa mereka akan beroperasi "dengan kekuatan besar untuk menghancurkan kemampuan musuh dan infrastruktur terorisme."

Diperkirakan 50.000 hingga 80.000 orang yang tinggal di daerah terdampak diperintahkan untuk menuju ke arah selatan menuju wilayah al-Mawasi di selatan Gaza.

Kantor kemanusiaan PBB menyatakan bahwa staf PBB akan tetap berada di Deir al-Balah meskipun ada perintah evakuasi, tersebar di puluhan lokasi yang koordinatnya telah dibagikan kepada pihak Israel, dan menekankan bahwa keselamatan mereka harus dijamin.

Pada Senin malam, WHO mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa mereka "mengutuk sekeras-kerasnya" serangan terhadap fasilitas mereka.

WHO menyebutkan bahwa tempat tinggal staf mereka diserang sebanyak tiga kali, dan para staf serta keluarga mereka, termasuk anak-anak, “terpapar pada bahaya serius dan mengalami trauma setelah serangan udara menyebabkan kebakaran dan kerusakan parah.”

WHO menuntut pembebasan segera stafnya yang masih ditahan, serta perlindungan terhadap staf lainnya yang telah dipindahkan bersama keluarga mereka ke kantor WHO di Deir al-Balah.

Halaman:

Tags

Terkini