internasional

Canggih! China Gelar Kompetisi Tarung Robot Humanoid Pertama di Dunia, Serasa Nonton Film Real Steel

Selasa, 27 Mei 2025 | 17:06 WIB
Tampak dua robot Humanoid tengah bertarung diawasi wasit manusia pada kompetisi di China (Marca)

KLIK SAJA - Jika Amerika Serikat melalui Hollywood memperkenalkan tarung robot humanoid lewat film Real Steel, maka China kini justru membuatnya secara nyata.

Kompetisi pertarungan robot humanoid pertama di dunia bertajuk China Media Group (CMG) World Robot Competition – Mecha Fighting Series resmi dimulai pada Minggu (25/05) di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok Timur.

Dalam ajang ini, para peserta—termasuk robot-robot canggih buatan Unitree Robotics yang dibekali berbagai keterampilan tempur—berkumpul untuk bertarung secara langsung dan disiarkan secara daring, sekaligus memamerkan kemajuan teknologi perusahaan robotika Tiongkok.

Menurut laporan CMG, kompetisi ini menandai momen bersejarah sebagai ajang olahraga tempur pertama di dunia yang berfokus pada robot humanoid, menandakan semakin eratnya integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam bidang olahraga tempur.

Seluruh robot humanoid yang bertarung menggunakan teknologi yang dikembangkan di dalam negeri.

Kompetisi ini terdiri dari pertandingan demonstrasi dan pertandingan kompetitif, di mana robot humanoid menampilkan gerakan bela diri dan bertarung secara langsung dikendalikan oleh operator manusia, seperti dijelaskan oleh panitia penyelenggara.

Unitree Robotics, salah satu pelaku utama di industri robot humanoid, menjadi mitra dalam penyelenggaraan acara ini.

Selama kompetisi, robot-robot memperagakan pertarungan tinju satu lawan satu maupun dalam kelompok, menampilkan berbagai kemampuan dalam sesi ekshibisi, menurut informasi yang dibagikan perusahaan kepada Global Times pada Minggu.

Sebanyak empat tim operator manusia mengendalikan robot-robot tersebut untuk bertanding dalam format turnamen tinju.

"Pertarungan ini menggunakan pendekatan kolaboratif antara manusia dan mesin," ujar Chen Xiyun, anggota tim pemasaran Unitree Robotics.

Ia menambahkan, para robot mampu melakukan pukulan lurus, pukulan kait, tendangan samping, hingga tendangan berputar di udara, bahkan bisa bangkit sendiri setelah terjatuh.

Salah satu robot andalan dalam kompetisi ini adalah Unitree G1, robot humanoid unggulan dari perusahaan tersebut, yang memiliki tinggi 1,32 meter dan berat 35 kilogram.

Dilengkapi dengan kekuatan komputasi tinggi dan kontrol gerak yang halus, Unitree G1 dirancang untuk dapat beroperasi di lingkungan yang menantang bagi manusia, dengan kelincahan dan fleksibilitas tinggi dalam bentuk yang ringkas.

Para pakar industri menyebut, kompetisi seperti ini menghadirkan skenario bertekanan tinggi dan penuh tantangan yang sangat baik untuk menguji struktur robot, kontrol gerak, dan kemampuan pengambilan keputusan berbasis AI.

Halaman:

Tags

Terkini