internasional

Popemobile Paus Fransiskus Akan Diubah Menjadi Klinik Kesehatan Keliling untuk Anak-Anak Gaza

Selasa, 6 Mei 2025 | 04:22 WIB
Penampakan Popemobile sewaktu masih digunakan Paus Fransiskus semasa hidup (Vatikan)

KLIK SAJA - Salah satu kendaraan popemobile milik Paus Fransiskus—yang dahulu digunakan almarhum pemimpin Gereja Katolik itu untuk menyapa ribuan umat—akan diubah menjadi klinik kesehatan keliling demi membantu anak-anak di Gaza.

Menurut organisasi kemanusiaan Caritas, yang mengawasi proyek tersebut, kendaraan yang digunakan Paus Fransiskus saat kunjungan ke Betlehem pada tahun 2014 kini tengah dimodifikasi.

Hal tersebut dilakukan agar dapat memberikan layanan kesehatan garis depan di wilayah konflik, sesuai dengan permintaan langsung dari Paus.

"Dalam kendaraan tersebut akan tersedia tes cepat, perlengkapan jahit luka, jarum suntik, tabung oksigen, vaksin, serta lemari pendingin kecil untuk menyimpan obat-obatan," demikian pernyataan Caritas.

Vatikan menyebut bahwa transformasi kendaraan ini merupakan "keinginan terakhir Paus Fransiskus untuk anak-anak Gaza" sebelum ia wafat bulan lalu. Kendaraan saat ini berada di Betlehem dan akan masuk ke Gaza apabila dan ketika Israel membuka koridor kemanusiaan.

Sejak perang antara Israel dan Hamas pecah di Jalur Gaza pada Oktober 2023, menurut laporan UNICEF, lebih dari 15.000 anak-anak tewas dan hampir satu juta orang mengungsi.

Israel telah memblokir bantuan kemanusiaan memasuki Gaza selama lebih dari dua bulan. Hal ini menyebabkan keluarga-keluarga "berjuang untuk bertahan hidup" karena persediaan makanan, air bersih, dan obat-obatan berada di titik kritis, ujar badan PBB untuk anak-anak itu.

Untuk saat ini, Caritas harus menunggu hingga Israel membuka kembali jalur bantuan. Namun jika itu terjadi, mereka menyatakan sudah siap.

"Dengan kendaraan ini, kami akan mampu menjangkau anak-anak yang saat ini tidak memiliki akses layanan kesehatan—anak-anak yang terluka dan kekurangan gizi," ungkap Peter Brune, Sekretaris Jenderal Caritas Swedia, dalam pernyataannya.

Klinik keliling ini akan dioperasikan oleh tim dokter profesional, dengan kemampuan untuk memeriksa dan merawat pasien, serta seorang pengemudi khusus.

Beberapa aspek teknis masih dalam tahap penyempurnaan, termasuk bagaimana membuat kendaraan ini aman dari kemungkinan ledakan.

Sepanjang masa kepemimpinannya, Paus Fransiskus secara konsisten menyuarakan keprihatinannya atas perang di Gaza.

Ia menyebut situasi kemanusiaan di wilayah tersebut sebagai "memalukan". Dalam pidato terakhirnya pada Hari Raya Paskah, ia mendesak semua pihak yang bertikai untuk menyepakati gencatan senjata dan menyoroti penderitaan rakyat Palestina maupun Israel.

Selama 18 bulan masa konflik, ia dilaporkan secara rutin menghubungi jemaat Katolik di Gaza setiap malam untuk menanyakan kondisi mereka.

Halaman:

Tags

Terkini