Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak militer Israel (IDF) terkait kondisi keamanan yang menyebabkan penangguhan bantuan.
Hal ini memicu kekhawatiran di berbagai pihak, karena gencatan senjata yang sebelumnya dijanjikan justru dilanggar, meninggalkan penduduk Gaza dalam keadaan putus asa dan tanpa harapan.
Gaza kini tengah menghadapi darurat kemanusiaan yang nyata. Dunia internasional dituntut untuk tidak tinggal diam.
Kebanyakan bantuan masih banyak tertahan di garis perbatasan Rafah dan menunggu koridor tersebut dibuka kembali.
Bantuan bukan hanya soal logistik, tapi juga soal kemanusiaan dan tanggung jawab bersama untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan dalam situasi perang dan konflik.***