internasional

Setelah Gencatan Senjata Gaza, Israel Kini Jadikan Tepi Barat Sebagai Sasaran Serangan

Jumat, 24 Januari 2025 | 06:48 WIB
Warga Jenin, Tepi Barat sedang melihat reruntuhan sisa serangan Israel (reuters)

KLIK SAJA - Beberapa hari setelah gencatan senjata Gaza, kepala dinas keamanan Shin Bet Israel telah mengisyaratkan bahwa fokus negara itu beralih ke kelompok bersenjata Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Israel berujar tengah berada di tengah kampanye multi-front, namun saat ini, mereka beralih menyasar Samaria atau Tepi Barat Utara.

Pasukan Israel telah melancarkan operasi militer besar-besaran di dan sekitar kota Jenin, Tepi Barat sejak Selasa (21/1).

Baca Juga: Mulai Adikuasa, Donald Trump Cawe-Cawe Harga Minyak Negara-Negara OPEC

Kepala Angkatan Darat Israel, Letnan Jenderal Herzi Halevi, telah berbicara tentang membawa Jenin ke "tempat yang berbeda" melalui tekanan militer yang berkelanjutan di sana.

Kendaraan militer saat ini mengendalikan pintu masuk ke rumah sakit utama Jenin, dan telah memblokir akses ke kamp pengungsi Jenin, rumah bagi warga sipil dan kelompok bersenjata Palestina.

Jalan-jalan menuju kamp  beberapa di antaranya dihancurkan oleh buldoser militer  dijaga oleh kelompok-kelompok kecil tentara.

Pada hari Kamis (23/1), sejumlah pria, wanita, dan anak-anak meninggalkan kamp, ​​berjalan melewati kendaraan militer dan melewati puing-puing jalan, di tengah suara ledakan dan tembakan di belakang mereka.

Banyak dari mereka yang meninggalkan kamp pada hari Kamis, sambil menggendong anak-anak, hewan peliharaan, dan kantong plastik penuh pakaian.

Mereka telah menerima instruksi dari tentara Israel untuk pergi, baik melalui pengumuman dari pesawat tak berawak atau truk, atau melalui selebaran.

Selebaran untuk tinggalkan Jenin telah dijatuhkan di dalam kamp, ​​dan mendengar rekaman yang diyakini sebagai pengumuman Israel.

Baca Juga: Ribuan Demonstran Pro Palestina Padati Jalanan Kota London, Tuntut Israel Tak Diberi Senjata Pasca Gencatan

Namun juru bicara pemerintah Israel, David Mencer, mengatakan kepada wartawan dalam sebuah pengarahan bahwa "tidak ada perintah evakuasi apa pun" bagi warga Jenin.

"Orang-orang di Jenin yang tidak terkait dengan terorisme bebas pergi, menjauh dari aksi kami," katanya. Namun, ia menggambarkan laporan perintah evakuasi sebagai "berita palsu, yang mungkin disebarkan oleh para pendukung Hamas" ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini