internasional

Gaya ala Nazi Elon Musk di Pelantikan Donald Trump, Ternyata Pernah Minta Warga Jerman Pilih Partai Anti Imigran

Selasa, 21 Januari 2025 | 19:09 WIB
Gaya ala Nazi Elon Musk di Pelantikan Donald Trump, Ternyata Pernah Minta Warga Jerman Pilih Partai Anti Imigran (Potret gaya ala Nazi yang ditunjukkan Elon Musk dalam momen pelantikan Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Senin, 20 Januari 2025. (X.com/@elonmusk))

CEO SpaceX itu meminta warga Jerman untuk memilih AfD seraya mencemaskan kondisi yang 'buruk' di Jerman.

"Hanya AfD dapat menyelamatkan Jerman, titik, dan orang-orang benar-benar perlu mendukung AfD, dan jika tidak, keadaan akan jadi sangat, sangat jauh lebih buruk di Jerman," kata Musk selama siaran langsung audio bersama Alice Weidel di laman X, pada Jumat, 10 Januari 2025.

Di sisi lain, Elon Musk membandingkan iklim politik di Jerman dan AS dengan menyebut orang-orang tidak sedang dan menuntut perubahan ketika Trump terpilih sebagai Presiden AS.

Pernyataan itu disampaikan Elon Musk dalam suasana politik di Jerman yang akan mengadakan Pemilu pada 23 Februari 2025 mendatang.

Baca Juga: Edgar McGregor, Pahlawan Berusia 24 Tahun di Kebakaran Los Angeles yang Menyelamatkan Banyak Nyawa Berkat Postingannya di FaceBook

"Jika Anda tidak senang dengan situasi ini, Anda harus memilih perubahan, dan itulah sebabnya saya sangat menyarankan agar orang-orang memilih AfD," tegasnya.

Bagaimana Politik Neo Nazi di Jerman?

Dilansir dari NPR, partai yang diusung Elon Musk di Jerman yakni AfD dicurigai sebagai Neo Nazi atau gerakan sosial politik yang berupaya memperkenalkan kembali Nazisme era Adolf Hitler.

Neo Nazi merupakan ideologi pasca Perang Dunia II yang berupaya menghidupkan kembali kelompok yang kini masih ada di Jerman.

Baca Juga: Ribuan Demonstran Pro Palestina Padati Jalanan Kota London, Tuntut Israel Tak Diberi Senjata Pasca Gencatan

Neo Nazi menyebar di Jerman Timur daripada Jerman Barat, dan diisi lebih banyak oleh generasi muda ketimbang generasi tua.

Di dalam politik Jerman, terdapat kecenderungan publik yang menganggap Neo Nazi sebagai hal yang tidak penting, namun perlu pengawasan lebih jauh karena meneror atau menyasar warga asing.***

Halaman:

Tags

Terkini