internasional

Panas! Donald Trump Mau AS Caplok Kanada, Greenland dan Terusan Panama

Rabu, 8 Januari 2025 | 06:04 WIB
Ilustrasi Donald Trump ingin kuasai wilayah Greenland dari Denmark (Fox News)

Sejak memenangi pemilihan ulang, Trump telah berulang kali kembali pada gagasan perluasan wilayah AS, termasuk merebut kembali Terusan Panama.

Selama konferensi pers, Trump mengatakan kanal itu "sangat penting bagi negara kita" dan mengklaim "kanal itu dioperasikan oleh China".

Sebelumnya, ia menuduh Panama mengenakan biaya berlebihan kepada kapal-kapal AS untuk menggunakan jalur air itu, yang menghubungkan Samudra Atlantik dan Pasifik.

Presiden Panama José Raúl Mulino telah menolak klaim Trump dan mengatakan "sama sekali tidak ada campur tangan China" di terusan itu.

Perusahaan yang berkantor pusat di Hong Kong, CK Hutchison Holdings, mengelola dua pelabuhan di pintu masuk kanal.

Kanal ini dibangun pada awal tahun 1900-an dan AS mempertahankan kendali atas zona kanal tersebut hingga tahun 1977, ketika perjanjian yang dinegosiasikan di bawah Presiden Jimmy Carter secara bertahap menyerahkan kembali tanah tersebut ke Panama.

Tidak jelas seberapa serius presiden terpilih tersebut dalam upaya menambah wilayah AS, khususnya jika menyangkut Kanada, negara berpenduduk 41 juta orang dan negara terluas kedua di dunia berdasarkan luas wilayah.

Selama konferensi pers, Trump menyebut perbatasan AS-Kanada sebagai "garis yang dibuat secara artifisial" dan mengatakan AS menghabiskan miliaran dolar untuk melindungi Kanada, dan mengkritik impor mobil, kayu, dan produk susu Kanada.***

Halaman:

Tags

Terkini