Kelompoknya telah berjanji untuk melindungi hak dan kebebasan kaum minoritas di negara tersebut.
Sementara itu, hampir 300 orang telah ditangkap dalam seminggu terakhir dalam tindakan keras terhadap loyalis Assad, menurut pemantau perang yang berbasis di Inggris.
Mereka yang ditangkap termasuk informan, pejuang pro-rezim dan mantan tentara, kata kepala Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia Rami Abdel Rahman.
Ia mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa penangkapan itu dilakukan "dengan kerja sama penduduk setempat".
Kantor berita pemerintah Suriah, Sana, juga melaporkan penangkapan minggu ini yang menargetkan "anggota milisi Assad", tempat senjata dan amunisi disita.***